PLN Berikan Listrik Gratis ke Ribuan Rumah Tangga di Papua Tahun 2025

Kamis, 29 Januari 2026 | 08:35:56 WIB
PLN Berikan Listrik Gratis ke Ribuan Rumah Tangga di Papua Tahun 2025

JAKARTA - PT PLN (Persero) berhasil menyalurkan listrik gratis kepada 2.362 rumah tangga di Provinsi Papua melalui Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) pada 2025. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses listrik bagi masyarakat kurang mampu di wilayah timur Indonesia.

Realisasi Program BPBL di Papua

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar, menegaskan bahwa program ini mendukung pemerataan energi di Papua. Ia menambahkan bahwa listrik tidak hanya menjadi kebutuhan dasar, tetapi juga pendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Program BPBL ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Papua dengan menghadirkan akses listrik yang aman dan andal,” ujar Diksi di Jayapura, Selasa, 27 Januari 2026. Dengan adanya listrik, aktivitas rumah tangga dan produktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

Penerima bantuan BPBL tersebar di delapan kabupaten/kota di Papua. Kabupaten Biak Numfor mencatat jumlah usulan tertinggi sebanyak 748 rumah tangga, diikuti Kabupaten Jayapura 612 rumah tangga, dan Kabupaten Keerom 249 rumah tangga.

Kabupaten Kepulauan Yapen mengusulkan 149 rumah tangga, Kabupaten Sarmi 208 rumah tangga, Kabupaten Supiori 103 rumah tangga, serta Kabupaten Waropen 76 rumah tangga. Sementara itu, Kota Jayapura mengusulkan 217 rumah tangga untuk mendapatkan bantuan pasang baru listrik.

Di Kota Jayapura, penerima BPBL tersebar di lima distrik. Abepura mendapatkan 34 rumah tangga, Heram 14 rumah tangga, Jayapura Selatan 52 rumah tangga, Jayapura Utara 98 rumah tangga, dan Muara Tami 19 rumah tangga.

Kolaborasi PLN dan Seruni untuk Penyaluran Listrik

Sri Suparni Bahlil, Ketua Seruni Bidang IV, menyatakan bahwa kolaborasi semua pihak membuat penyaluran listrik di Papua menjadi lebih cepat. Seruni hadir untuk memastikan pemasangan listrik gratis bagi rumah tangga yang belum memiliki akses listrik.

“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan bijaksana sehingga seluruh instalasi kelistrikan yang ada tidak lagi disambung ilegal,” kata Sri Suparni. Penyaluran listrik yang tepat guna akan meminimalkan risiko korsleting dan kebakaran di rumah tangga.

Selain PLN dan Seruni, pemerintah daerah juga mendukung program BPBL. Plt Sekda Kota Jayapura, Muchlis Karim, memberikan apresiasi atas bantuan listrik yang diterima warga Kota Jayapura.

“Kami mengingatkan warga agar tidak melakukan sambung-sambungan listrik karena hal tersebut dapat menyebabkan korsleting dan kebakaran,” tegas Muchlis. Pemerintah berharap masyarakat tetap menjaga instalasi listrik dengan aman.

Manfaat Listrik Gratis bagi Masyarakat Papua

Program BPBL telah menghadirkan listrik ke 2.362 rumah tangga, sehingga aktivitas harian warga menjadi lebih nyaman. Kehadiran listrik juga mendukung sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi lokal.

Listrik yang tersalur dengan baik diharapkan mampu meningkatkan produktivitas masyarakat Papua. Warga kini dapat menggunakan peralatan rumah tangga dan teknologi komunikasi dengan lebih aman dan andal.

Pemberian listrik gratis sebelumnya juga dilakukan secara simbolis untuk tiga rumah di Kota Jayapura. Acara tersebut melibatkan PLN, Kementerian ESDM, dan Seruni, pada Selasa, 27 Januari 2026.

Program ini menjadi bagian dari komitmen PLN untuk menjangkau wilayah timur Indonesia secara merata. Dengan adanya BPBL, lebih banyak masyarakat Papua kini dapat menikmati akses energi listrik yang layak.

PLN menargetkan program serupa akan terus dilanjutkan agar seluruh rumah tangga yang belum memiliki listrik bisa segera tersambung. Hal ini diharapkan mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan di Papua secara berkelanjutan.

Terkini