JAKARTA - Harga perak murni yang dipasarkan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam, pada Selasa, 10 Maret 2026, kembali menguat. Harga per gram tercatat Rp54.700, meningkat signifikan dari level sebelumnya yang sempat menurun tajam.
Kenaikan ini menunjukkan dinamika pasar logam mulia yang terus bergerak. Pergerakan harga perak dipengaruhi oleh sentimen investor, fluktuasi nilai tukar, serta kondisi pasar global.
Pergerakan Harga Perak Batangan Antam
Mengutip data resmi Logammulia.com, harga perak batangan 1 gram berada di level Rp54.700. Sementara perak batangan 250 gram dihargai Rp14.075.000, termasuk PPN 11 persen menjadi Rp15.623.250.
Perak batangan 500 gram dipatok Rp27.350.000 dan dengan PPN menjadi Rp30.358.500. Kenaikan harga ini menjadi sinyal positif bagi investor yang mencari aset logam mulia.
Pergerakan harga yang cukup dinamis membuat calon pembeli harus lebih cermat. Fluktuasi perak yang signifikan dalam beberapa hari terakhir menjadi perhatian khusus bagi pasar domestik.
Harga Perak Heritage Hari Ini
Perak heritage juga mengalami kenaikan seiring tren positif harga perak global. Harga perak 31,1 gram tercatat Rp2.248.991 dan dengan PPN 11 persen menjadi Rp2.496.380.
Sementara perak 186,6 gram dijual Rp12.372.316 dan setelah PPN menjadi Rp13.733.271. Investor yang mengikuti pergerakan perak heritage disarankan memantau harga secara berkala.
Kenaikan harga perak ini mendorong minat pembelian, terutama dari kalangan kolektor dan investor. Lonjakan harga sekaligus menunjukkan kepercayaan pasar terhadap logam mulia sebagai aset lindung nilai.
Harga Perak Berjangka dan Tren Global
Selain harga fisik, harga perak berjangka untuk Mei 2026 (SIK6) mengalami kenaikan. Berdasarkan data Investing.com pukul 10.17 WIB, harga tercatat USD89,350 per troy ons dengan persentase kenaikan 5,71 persen.
Pergerakan ini menandai tren positif meski sebelumnya terjadi penurunan sebesar 4,827 poin. Harga perak berjangka sering menjadi acuan investor dalam mengambil keputusan beli atau jual logam mulia.
Kenaikan harga perak berjangka biasanya diikuti oleh sentimen positif di pasar fisik. Hal ini menandakan adanya optimisme investor terhadap potensi kenaikan nilai perak di masa depan.
Pengaruh Pergerakan IHSG terhadap Pasar Perak
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa pagi dibuka ke zona hijau. Data RTI mencatat IHSG menguat 76,54 poin atau 1,04 persen ke posisi 7.413,91 pada pukul 10.19 WIB.
Penguatan IHSG dapat memicu minat investasi di logam mulia seperti perak. Investor cenderung melihat logam mulia sebagai alternatif diversifikasi di tengah volatilitas pasar saham.
Tren harga perak yang menguat menjadi sinyal bagi investor jangka pendek maupun panjang. Pemantauan harga secara real time menjadi strategi penting untuk memaksimalkan potensi keuntungan.
Dengan harga Antam dan perak heritage yang stabil naik, pasar logam mulia menunjukkan daya tariknya. Investor disarankan tetap waspada terhadap fluktuasi global yang dapat mempengaruhi pergerakan harga perak dalam negeri.
Pemantauan data harga, baik fisik maupun berjangka, menjadi kunci bagi strategi investasi logam mulia. Keputusan beli atau jual perak perlu disesuaikan dengan kondisi pasar saat ini dan proyeksi harga ke depan.