Prabowo Perkuat Fasilitas Kesehatan Daerah Usai Kasus Ibu Melahirkan

Rabu, 10 Juni 2026 | 20:07:31 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto. (Sumber : NET)

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan duka mendalam terkait insiden kematian ibu melahirkan akibat pendarahan saat menempuh perjalanan jauh ke fasilitas medis, yang mendorong komitmennya untuk mempercepat penguatan infrastruktur kesehatan di berbagai daerah guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

"Saya prihatin, saya mendengar bahwa ada yang meninggal karena pendarahan, kalau melahirkan menuju rumah sakit membutuhkan waktu yang lama," kata Presiden Prabowo saat meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kiai Haji Muhammad Thohir di Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Rabu, dikutip dari siaran resmi Sekretariat Presiden.

Menurut Prabowo, hambatan terkait jarak serta durasi perjalanan yang panjang bagi pasien dalam kondisi darurat merupakan tantangan mendesak yang harus segera diselesaikan oleh pemerintah.

Oleh sebab itu, Presiden menegaskan bahwa pemerintah bertekad untuk terus memperbaiki mutu layanan kesehatan dengan cara meningkatkan fasilitas medis di seluruh pelosok Indonesia.

Pemerintah telah menyiapkan rencana strategis melalui Kementerian Kesehatan untuk melakukan renovasi dan perbaikan sarana kesehatan dalam cakupan yang luas.

"Dalam tiga tahun yang akan datang kami akan membangun bilamana membangun baru, kalau bisa memperbaiki, renovasi 300 sampai 350, sampai 400 rumah sakit di seluruh kabupaten di Indonesia," ujar Presiden.

Di samping pembangunan rumah sakit di tingkat kabupaten, agenda utama tersebut juga meliputi perbaikan serta modernisasi terhadap 10.000 puskesmas di penjuru tanah air.

Presiden menaruh harapan besar bahwa beroperasinya RSUD K.H. Muhammad Thohir ini mampu menyelesaikan hambatan akses layanan medis bagi penduduk setempat.

Dengan adanya sarana baru tersebut, warga di Kabupaten Pesisir Barat diharapkan tidak perlu lagi melakukan perjalanan panjang demi memperoleh penanganan medis yang bersifat darurat.

Terkini