JAKARTA — PT Migas Utama Jabar (Perseroda) kini membuka seleksi terbuka untuk menempati posisi direksi sebagai langkah memperkuat struktur organisasi serta kepemimpinan perusahaan.
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersebut mengundang seluruh kalangan profesional untuk turut ambil bagian dalam proses seleksi ini.
Perusahaan yang bergerak di sektor energi, mencakup hulu migas, hilir migas, energi baru terbarukan dan konservasi energi (EBTKE), jasa penunjang migas, hingga pertambangan tersebut, mencari figur pemimpin yang memiliki integritas, kompetensi, serta visi pengembangan usaha berkelanjutan.
Dalam pengumuman yang diperoleh bisnis, PT Migas Utama Jabar (Perseroda) menyatakan bahwa seleksi ini ditujukan untuk menjaring profesional terbaik yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sektor energi di Jawa Barat.
Persyaratan utama bagi calon direksi di antaranya warga negara Indonesia yang berdomisili di Indonesia, berusia minimal 35 tahun dan maksimal 55 tahun saat pendaftaran pertama, serta memiliki latar belakang pendidikan minimal sarjana (S-1).
Pelamar pun wajib memiliki pengalaman kerja sekurang-kurangnya lima tahun pada posisi satu tingkat di bawah direksi di perusahaan berbadan hukum serta memiliki pengalaman memimpin tim.
Kandidat harus memahami bidang usaha perusahaan, manajemen korporasi, serta penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Panitia seleksi juga mensyaratkan rekam jejak profesional yang baik, tidak pernah terlibat tindak pidana yang merugikan keuangan negara atau daerah, tidak pernah dinyatakan pailit, serta tidak sedang menjadi pengurus partai politik atau calon dalam kontestasi politik.
Peserta diwajibkan menyusun makalah mengenai pengalaman kepemimpinan dan keberhasilan profesional yang pernah diraih. Makalah tersebut harus memaparkan kompetensi di bidang keuangan korporasi, pengembangan pasar, tata kelola perusahaan yang baik, hingga pemahaman terkait integritas dan mitigasi risiko.
Pendaftaran dilakukan secara daring mulai 6 Juni 2026 pukul 13.00 WIB hingga 11 Juni 2026 pukul 16.00 WIB.
Pelamar harus mengunggah dokumen administrasi seperti surat lamaran yang ditujukan kepada Gubernur Jawa Barat, daftar riwayat hidup, identitas diri, surat keterangan kesehatan, SKCK, surat keterangan bebas narkoba, serta dokumen pendukung lainnya.
Proses seleksi meliputi tiga tahapan utama: seleksi administrasi, uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test), serta wawancara akhir. Pada tahap uji kelayakan, peserta diminta menyusun makalah dan mempresentasikan proposal bisnis, sedangkan pada uji kepatutan, peserta akan mengikuti psikotes.
Panitia menegaskan bahwa pendaftaran tidak dipungut biaya. Keputusan setiap tahapan seleksi didasarkan pada penilaian objektif sesuai ketentuan yang berlaku dan bersifat final. Panitia berhak menggugurkan peserta jika di kemudian hari ditemukan data atau keterangan yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Melalui seleksi terbuka ini, PT Migas Utama Jabar (Perseroda) berharap mampu mendapatkan jajaran direksi yang mampu memperkuat daya saing perusahaan sekaligus mendorong pengembangan sektor energi yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah Jawa Barat.