Penjualan NPGF Tumbuh 34,4 Persen Sepanjang Tahun 2025

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:37:01 WIB
PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF) [FOTO : NET].

JAKARTA — PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF), produsen pupuk, sukses membukukan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025 dengan mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 34,4% serta laba bersih yang melonjak hingga 45,4%.

Direktur Utama NPGF, Ujang Suparman, mengungkapkan bahwa di tengah kondisi industri pertanian dan perkebunan nasional yang dinamis, perseroan sanggup mempertahankan tren pertumbuhan sekaligus memperkokoh fondasi bisnis demi menopang ekspansi usaha di masa depan.

“Capaian tahun 2025 merupakan hasil dari konsistensi perseroan dalam memperluas jangkauan pasar, memperkuat jaringan distribusi, serta meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan,” ujarnya dikutip Kamis (11/6/2026).

Pada 2025, ia menganggap periode tersebut menjadi momentum krusial bagi perseroan dalam memperkuat basis pertumbuhan jangka panjang. 

Perseroan terus menggenjot penetrasi pasar, mempererat relasi dengan pelanggan, serta mengoptimalkan efektivitas operasional demi mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.

Sepanjang 2025, ia memastikan bahwa NPGF menorehkan penjualan senilai Rp225,8 miliar atau terkerek 34,4% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. 

Kenaikan tersebut merefleksikan peningkatan aktivitas usaha perseroan serta perluasan jangkauan pasar yang dilayani, baik di sektor pertanian maupun perkebunan.

Sejalan dengan kenaikan penjualan, menurutnya, laba bruto terkerek 32,1% menjadi Rp55,08 miliar. Capaian ini menunjukkan kapasitas perseroan dalam memelihara kualitas pendapatan serta mengelola aktivitas usaha secara efektif di tengah berbagai tantangan industri.

“Perseroan juga berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp4,34 miliar atau meningkat 45,4% dibandingkan 2024,” ucapnya.

Menurutnya, peningkatan laba bersih yang melampaui pertumbuhan penjualan mengindikasikan bahwa strategi pengelolaan usaha yang diterapkan perseroan sanggup mendongkrak profitabilitas sekaligus memperkuat fundamental finansial perusahaan.

Kenaikan laba bersih ini ikut memicu pertumbuhan laba per saham atau Earnings Per Share (EPS) sebesar 45,7% menjadi Rp1,34 per saham dari sebelumnya Rp0,92 per saham pada tahun lalu.

 Pertumbuhan EPS tersebut memperlihatkan peningkatan kemampuan perseroan dalam menciptakan nilai bagi pemegang saham lewat laba yang tumbuh berkelanjutan.

"Peningkatan laba bersih dan EPS menjadi indikator bahwa pertumbuhan yang dicapai perseroan tidak hanya tercermin dari peningkatan skala usaha, tetapi juga dari kemampuan menghasilkan nilai tambah yang lebih baik bagi para pemegang saham," ucapnya.

Kendati laba usaha tercatat sebesar Rp10,61 miliar atau sedikit melandai dari tahun sebelumnya, perseroan tetap sanggup menjaga performa operasional secara makro dan menorehkan pertumbuhan laba bersih yang solid. 

Fenomena ini membuktikan ketangguhan model bisnis perseroan dalam merespons dinamika pasar sembari tetap fokus pada target jangka panjang.

Selain mengukir performa keuangan yang positif, kata Ujang, NPGF terus memperkaya portofolio produk lewat pengembangan pelbagai solusi nutrisi tanaman yang diselaraskan dengan kebutuhan pasar.

Selama 2025 dan awal 2026, ia menjabarkan bahwa perseroan meluncurkan sejumlah produk anyar, seperti Mono Potassium Phosphate (MKP), Potassium Nitrate (KNO?), serta tengah mematangkan peluncuran Controlled Release Fertilizer (CRF) dengan merek CCF Ferticote.

Kehadiran varian produk baru tersebut menjadi bagian dari langkah strategis untuk melengkapi lini portofolio yang sudah ada sekaligus menyajikan opsi solusi yang kian variatif bagi sektor pertanian dan perkebunan.

Ia menegaskan bahwa perseroan meyakini permintaan terhadap nutrisi tanaman yang lebih spesifik bakal terus berkembang seiring tingginya tuntutan produktivitas dan efisiensi budidaya.

Ia menilai bahwa NPGF melihat prospek industri pertanian dan perkebunan nasional masih menyimpan peluang pertumbuhan yang menjanjikan. Kebutuhan akan optimalisasi produktivitas lahan, efisiensi pemupukan, serta pemanfaatan nutrisi tanaman yang lebih presisi menjadi faktor penopang kemajuan industri ke depan.

Dengan sokongan jaringan distribusi yang terus diperluas, portofolio produk yang kian variatif, serta bekal pengalaman panjang dalam melayani sektor pertanian dan perkebunan, perseroan merasa optimistis mampu meneruskan tren pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.

"Kami akan terus fokus pada penguatan bisnis inti, memperluas jangkauan pasar, serta menghadirkan produk dan layanan yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan. Dengan langkah tersebut, kami optimistis dapat menciptakan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan serta memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan," katanya.

Terkini