Cetak Laba Rp1,1 Triliun, MR.D.I.Y (MDIY) Siap Bagikan Dividen

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:55:31 WIB
PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) [FOTO : NET].

JAKARTA - PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY), selaku pengelola jaringan ritel MR.D.I.Y. Indonesia, bakal menggelontorkan dividen tunai untuk pertama kalinya semenjak mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia. 

Keputusan tersebut telah mendapatkan persetujuan dari para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang dilaksanakan pada Kamis (11/6/2026).

Para pemegang saham menyepakati alokasi pembagian dividen sebesar 40% dari total laba bersih tahun buku 2025. Melalui perolehan laba bersih yang menyentuh angka Rp1,1 triliun, nominal dividen yang bakal disalurkan ditetapkan sebesar Rp17,62 per saham.

Distribusi keuntungan ini ditopang oleh performa finansial perusahaan yang terus mencatatkan tren pertumbuhan positif sepanjang tahun 2025. 

MR.D.I.Y. Indonesia sukses mengantongi pendapatan senilai Rp7,9 triliun atau terkerek naik 16,7% disandingkan dengan tahun sebelumnya, di mana laba bersih bertengger di angka Rp1,1 triliun.

Direktur Utama MR.D.I.Y. Indonesia Edwin Cheah menuturkan, pembagian dividen perdana ini merefleksikan kapasitas perusahaan dalam memelihara pertumbuhan bisnis sekaligus memberikan imbal hasil optimal kepada para pemegang saham.

“Pembagian dividen ini mencerminkan kekuatan fundamental bisnis perusahaan serta kepercayaan para pemegang saham terhadap kemampuan eksekusi dan pendekatan pertumbuhan jangka panjang yang terus kami jalankan secara disiplin,” katanya dalam siaran pers, Kamis (11/6/2026).

Menilik pada jadwal yang telah dirilis oleh perseroan, dividen tersebut bakal ditransfer kepada para pemegang saham yang namanya sah tercantum dalam Daftar Pemegang Saham per tanggal 24 Juni 2026. Sementara itu, realisasi pembayaran dividen diagendakan pada 10 Juli 2026.

Pihak manajemen menilai celah untuk mendistribusikan dividen saat ini menjadi lebih lapang setelah perseroan menuntaskan kewajiban pengalokasian cadangan wajib pada tahun 2025. 

Oleh sebab itu, perusahaan mengantongi fleksibilitas yang lebih tinggi dalam membagi porsi modal antara keperluan ekspansi jaringan toko serta pembagian keuntungan kepada para pemegang saham.

Dari aspek operasional, MR.D.I.Y. Indonesia masih terus menggulirkan strategi perluasan jaringan gerai demi memperlebar jangkauan pasar. 

Perseroan pun konsisten mempertahankan model bisnis yang berkonsentrasi pada produk kebutuhan rumah tangga dengan banderol harga terjangkau demi menjaga stabilitas pertumbuhan penjualan di tengah ketatnya persaingan pada sektor ritel.

Bukan cuma menyetujui pemanfaatan laba bersih, RUPST tersebut juga mengesahkan laporan tahunan serta laporan keuangan tahun buku 2025, sekaligus menganugerahkan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et decharge) kepada jajaran Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan serta pengawasan yang dijalankan selama tahun buku tersebut.

Para pemegang saham turut menyetujui penunjukan kembali Kantor Akuntan Publik Siddharta Widjaja & Rekan (KPMG Indonesia) bertindak sebagai auditor eksternal guna mengaudit laporan keuangan untuk tahun buku 2026.

Dalam forum RUPST tersebut, perseroan juga menetapkan bahwa susunan keanggotaan Dewan Komisaris dan Direksi posisinya tetap tidak berubah. 

Jajaran Dewan Komisaris dikomandoi oleh Komisaris Utama Ong Chu Jin Adrian, dengan menggandeng Darwin Cyril Noerhadi selaku anggota Komisaris. Untuk posisi Komisaris Independen diamanahkan kepada Istini Tatiek Siddharta serta Loo Chong Peng.

Di sisi lain, nakhoda jajaran Direksi dipegang oleh Direktur Utama Edwin Cheah Yew Hong. Anggota direksi lainnya diisi oleh Rika Juniaty Tanzil, Frida Herlina Marpaung, Hendra Kurniawan, dan Michael. 

Komposisi kepengurusan ini yang bakal meneruskan roda pengelolaan serta pengawasan jalannya perusahaan beriringan dengan strategi ekspansi dan pertumbuhan bisnis yang tengah digenjot perseroan.

Terkini