Daftar 10 Negara Teraman dan Paling Damai di Dunia 2026

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:25:01 WIB
Ekonomi dan Perdamaian merilis Indeks Perdamaian Global (GPI) 2026 [FOTO : NET].

1. Islandia 

Merujuk pada data Indeks Perdamaian Global, Islandia sukses mempertahankan posisinya sebagai negara paling aman di dunia selama 15 tahun berturut-turut. Islandia sendiri merupakan sebuah negara Nordik yang memiliki jumlah penduduk relatif sedikit, yakni sekitar 382.000 jiwa. 

Negara ini memiliki angka kriminalitas yang amat rendah. Hal tersebut biasanya dipengaruhi oleh standar hidup masyarakat yang tinggi, populasi yang tidak besar, nilai-nilai sosial yang kuat dalam menentang kejahatan, tingkat kepercayaan yang tinggi pada aparat kepolisian yang terlatih secara baik, serta minimnya gesekan antar kelas sosial maupun ekonomi.

 Islandia tercatat tidak memiliki kekuatan militer resmi, dan aparat kepolisiannya tidak dibekali senjata api dalam bertugas (hanya membawa tongkat yang dapat diperpanjang serta semprotan merica). 

Negara ini juga ditopang oleh regulasi hukum yang menjamin kesetaraan, seperti legalitas pernikahan serta adopsi bagi sesama jenis, kebebasan dalam beragama, hingga kesetaraan upah kerja antara pria dan wanita.

2. Denmark 

Denmark menempati posisi kedua dalam laporan Indeks Perdamaian Global 2023 dan menjadi salah satu negara paling aman sekaligus paling bahagia di dunia. 

Denmark menjadi salah satu dari sedikit negara di dunia di mana warganya, bahkan termasuk anak-anak, menyatakan merasa aman bepergian kapan saja baik siang maupun malam hari. 

Negara ini memiliki tingkat kesetaraan yang tinggi serta rasa tanggung jawab kolektif yang kuat terhadap sistem kesejahteraan sosial—dua faktor utama yang membangun rasa aman dan bahagia bagi penduduknya. 

Praktik korupsi sangat jarang ditemui dalam dunia bisnis maupun politik di Denmark, sebab nilai kejujuran dan kepercayaan menjadi prioritas yang paling utama. 

Walaupun warga Denmark dikenai pajak penghasilan pribadi yang tergolong tinggi, dana pajak tersebut dialokasikan untuk membiayai program-program sosial yang menjamin semua lapisan masyarakat mendapatkan pelayanan serta fasilitas hidup yang layak dan nyaman. 

Contohnya, seluruh warga di Denmark memperoleh akses pendidikan tinggi serta layanan kesehatan secara gratis tanpa biaya ekstra, dan para warga lanjut usia mendapatkan fasilitas bantuan perawatan langsung di rumah.

3. Irlandia 

Irlandia tercatat menjadi jauh lebih damai pada tahun 2021. Setelah posisinya melesat tajam dari peringkat ke-11 menuju peringkat ke-3 pada tahun 2022, negara ini berhasil mempertahankan posisi ketiga tersebut pada tahun 2023. 

Tingkat kejahatan di sana tergolong cukup rendah di luar beberapa kawasan perkotaan tertentu. Isi kutipan asli menyatakan:

"seperti di negara mana pun, kami harus waspada terhadap pencopet dan penipu di daerah yang padat wisatawan"

Selain itu, ancaman terkait kekerasan budaya maupun aksi terorisme di negara ini terhitung sangat kecil. 

Pada kenyataannya, kondisi bentang alam di Irlandia justru dinilai dapat memicu risiko keselamatan yang lebih tinggi ketimbang penduduknya sendiri. 

Tebing-tebing yang curam dan indah serta jalur-jalur pedesaan yang berliku di negara tersebut harus dilalui dengan penuh kewaspadaan, terutama ketika hujan lebat turun secara mendadak atau saat berada di area yang tidak terjangkau oleh sinyal telepon seluler.

4. Selandia Baru 

Selandia Baru menempati peringkat keempat sebagai negara teraman di dunia. Mirip seperti kondisi di Islandia, Selandia Baru memiliki angka kriminalitas yang sangat rendah, dan kasus kejahatan dengan kekerasan terbilang sangat jarang terjadi. 

Tindakan pencurian memang masih menjadi hal yang perlu diwaspadai, khususnya di kawasan-kawasan wisata (kondisi yang sebenarnya berlaku di negara mana pun di dunia), namun secara umum tingkat risikonya tergolong minim. 

Berbeda dengan negara tetangganya, Australia, yang banyak dikenal karena keberadaan satwa liarnya yang mematikan (seperti ubur-ubur kotak, ular taipan, ikan batu, laba-laba jaring corong, dan lainnya), Selandia Baru justru tidak memiliki satwa yang mematikan. 

Penduduk Selandia Baru pada umumnya memiliki pemikiran yang terbuka dan negara ini didukung undang-undang yang berjalan efektif untuk mencegah terjadinya pelanggaran terhadap kebebasan berbicara maupun kebebasan berekspresi bagi siapapun. 

Sama seperti kebijakan di Islandia, petugas kepolisian di Selandia Baru juga tidak dipersenjatai dengan senjata api pribadi dalam menjalankan tugasnya.

5. Austria 

Austria kembali menempati peringkat kelima dalam daftar negara teraman di dunia pada tahun 2023. Walaupun aksi demonstrasi yang berujung kekerasan akibat gejolak sosial yang terus berjalan masih menjadi perhatian, situasi ini terhitung relatif mudah untuk dihindari.

 Di samping hal tersebut, Austria merupakan negara yang sangat aman untuk dikunjungi oleh wisatawan. Kasus kejahatan berat jarang terjadi di sana (tetap dengan imbauan untuk selalu waspada terhadap aksi pencopetan serta penjambretan). 

Selain itu, Austria juga terbebas dari serangan terorisme berskala besar dalam periode beberapa tahun belakangan ini.

6. Singapura 

Singapura berhasil menduduki peringkat keenam dalam laporan Indeks Keamanan Global (GPI) untuk periode tahun 2023. 

Berdasarkan laporan survei Gallup pada tahun 2018, para penduduk Singapura merasakan tingkat keamanan personal yang paling tinggi serta memiliki pengalaman yang jauh lebih positif terhadap kinerja aparat penegak hukum jika dibandingkan dengan penduduk di negara lainnya di dunia.

 Singapura mencatatkan salah satu tingkat kriminalitas paling rendah di dunia, yang kemungkinan besar dipengaruhi oleh penerapan hukuman berat yang dijatuhkan bahkan terhadap pelaku kejahatan berskala kecil sekalipun. 

Pihak pemerintah bersama kepolisian menerapkan kontrol yang sangat ketat terhadap kepemilikan senjata api serta jenis senjata lainnya, sehingga kasus kejahatan yang disertai kekerasan maupun konfrontasi fisik sangat jarang terjadi di Singapura.

7. Portugal 

Portugal menempati posisi ketujuh dalam daftar negara paling damai di dunia untuk tahun 2023. Sebagai kilas balik, pada tahun 2014 Portugal sempat berada di peringkat ke-18 secara global, dan sejak masa itu negara ini telah menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan. 

Berbeda dengan kebijakan di Islandia dan Selandia Baru, aparat kepolisian di Portugal dibekali dengan senjata api; meski demikian, peningkatan intensitas kehadiran polisi di lapangan telah memicu penurunan angka kriminalitas di negara tersebut. 

Dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, Portugal juga mengalami pemulihan sektor ekonomi, yang berhasil menekan angka pengangguran dari yang sebelumnya berada di atas 17% menjadi di bawah 7%. 

Portugal secara konsisten terus masuk dalam jajaran negara terbaik untuk menghabiskan masa pensiun, yang sebagian besar didukung oleh faktor tingkat keamanannya yang tinggi.

8. Slovenia

 Sebagai salah satu negara pecahan dari wilayah Yugoslavia, Slovenia mengantongi peringkat keamanan yang tinggi. Capaian ini didukung oleh perolehan skor yang sangat baik dalam tiga kategori utama, meliputi: faktor keamanan perjalanan, tingkat risiko medis, serta aspek keselamatan di jalan raya. 

Menyamai langkah banyak negara Slavia lainnya, Slovenia mulai membangun sistem pemerintahan yang demokratis pada periode pertengahan tahun 1990-an dan saat ini fokus pembangunannya diarahkan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat di berbagai lini, termasuk dalam hal keamanan serta keberlanjutan lingkungan.

9. Jepang 

Jepang berada di peringkat kesembilan sebagai negara paling aman di dunia untuk tahun 2023. Jepang tercatat telah berhasil mempertahankan posisinya di dalam jajaran sepuluh besar Indeks Perdamaian Global selama 15 tahun berturut-turut. 

Negara ini secara konsisten mendulang nilai yang tinggi berkat tingkat kriminalitasnya yang rendah, konflik internal yang sangat minim, serta hampir tidak adanya ketegangan di sektor politik.

 Lokasi geografis Jepang yang berdekatan dengan negara tetangga yang berpotensi memicu konflik, seperti Tiongkok dan Korea Utara, dinilai dapat menjadi ancaman bagi stabilitas keamanannya di masa depan, meskipun hingga saat ini hal tersebut belum terwujud. 

Jepang juga dikenal karena aturan ketat bagi warganya dalam mengakses senjata api, sebab masyarakat Jepang tidak menganggap aktivitas membawa senjata api sebagai hak individu.

10. Swiss 

Swiss berhasil naik satu peringkat dalam kurun waktu satu tahun sejak 2022, sekaligus menjadi penutup dalam daftar sepuluh besar negara teraman di dunia pada tahun 2023. 

Prinsip netralitas yang dipegang teguh oleh Swiss selama masa-masa konflik di masa lalu terbukti mampu menarik perhatian beberapa pemikir besar dunia, termasuk James Joyce, George Byron, dan Voltaire.

 Negara-negara tetangganya di kawasan Eropa pun menaruh hormat terhadap sikap netral negara tersebut, sehingga Swiss tidak terlibat memihak dalam perang dunia dan tetap memilih berada di luar keanggotaan Uni Eropa. 

Sebagai dampaknya, kota Jenewa kini menjadi lokasi pusat yang sangat populer bagi kantor-kantor organisasi internasional, di antaranya seperti Komite Palang Merah Internasional serta Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Halaman :

Terkini