Baznas RI Jadikan Tahun Baru Hijriah Momen Perkuat Layanan

Rabu, 17 Juni 2026 | 17:45:32 WIB
Sambut 1 Muharram 1448 H, Baznas RI Perkuat Pengelolaan Zakat [FOTO : NET].

Jakarta  - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memfungsikan pergantian Tahun Baru 1 Muharram 1448 Hijriah selaku pemacu untuk mengokohkan dedikasi serta tanggung jawab dalam memanajemeni dana masyarakat, sekaligus mengeskalasi mutu pelayanan terhadap golongan penerima zakat.

Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid lewat pernyataan tertulis di Jakarta, Rabu, menggarisbawahi bahwa momen pergantian kalender Islam ini patut dimanfaatkan sebagai titik balik pembaruan masif demi mengantarkan institusi dan masyarakat melangkah ke arah yang lebih progresif. 

"Kita ingat sebuah peristiwa yang merupakan fitrahnya umat manusia ketika akan melakukan perubahan, yakni hijrah. Sesuatu akan maju, akan berkembang, membuat sebuah perubahan hidup di alam baru jika dia meninggalkan ruang yang lama dan waktu yang lama," katanya. 

Sodik memaparkan bahwa perpindahan Rasulullah bersama para sahabat dari Makkah menuju Madinah di bawah bayang-bayang beragam intimidasi ialah sebuah tindakan taktis berlandaskan analisis sosiologis demi mengonstruksi tatanan kebudayaan anyar, yaitu masyarakat madani (civil society).

 Lewat spirit pembaruan dan beranjak maju itu, ia mengimbuhkan, Baznas bertekad untuk konsisten memaksimalkan tata kelola zakat agar dapat memfasilitasi kebutuhan para mustahik secara kontinu.

"Baznas semakin transformasi, Baznas semakin maju, Baznas semakin move on, semakin zakat, infak, sedekah terkumpul lebih banyak, yang artinya semakin banyak miskin, yatim, fakir miskin, dan mustahik-mustahik yang terlayani," ujarnya. 

Selaras dengan cita-cita itu, Deputi II Baznas Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Imdadun Rahmat mengutarakan bahwa agenda ini patut diniatkan sebagai sarana tabarruk atau mengais berkah demi mengokohkan eksistensi institusional Baznas ke depan. 

Melalui peringatan keagamaan ini, segenap amilin dan amilat Baznas pun didoakan memperoleh sokongan moril serta kapabilitas untuk senantiasa mengawal transparansi dan integritas dalam menghimpun dana umat. 

"Kami bermunajat, berzikir memohon kepada Allah, memanjatkan puja-puji, doa-doa agar di dalam kesempatan yang mulia ini kami semua mendapatkan ma’unah, rahmah, dan maghfirah dari Allah Subhanahu wa Ta’ala," ucap Imdadun Rahmat.

Terkini