Targetkan Penjualan Rp 4,1 Triliun, Ini Strategi Bukaka Teknik Utama (BUKK)

Kamis, 18 Juni 2026 | 01:06:02 WIB
PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK).

BOGOR - PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) memasang target ambisius untuk tahun 2026 dengan membidik total penjualan sebesar Rp 4,1 triliun. 

Angka ini mencerminkan pertumbuhan sebesar 4,9 persen dibandingkan capaian tahun lalu yang sebesar Rp 3,94 triliun. 

Sementara itu, dari sisi profitabilitas, perusahaan menargetkan laba bersih mencapai Rp 333 miliar, naik 7,1 persen dari capaian tahun 2025.

Direktur BUKK, Didin Saepudin, menyatakan optimisme tersebut didorong oleh peluang proyek jalur transmisi listrik PLN yang akan segera masuk tahap lelang. 

Selain itu, perusahaan terus memperkuat segmen Engineering, Procurement, and Construction (EPC) pada sektor energi dan pertambangan untuk mendukung program hilirisasi pemerintah.

Ekspansi pasar internasional menjadi kunci strategis perusahaan tahun ini:

India: Menggarap 56 unit garbarata (passenger boarding bridge) dengan kontrak on-going senilai US$ 67 juta.

Oman: Menyelesaikan pembangunan fasilitas bengkel (workshop facility) di Niza Industrial City dengan kontrak senilai US$ 15 juta.

Kuwait & Libya: Memperoleh kontrak payung untuk solusi artificial lift dan flow assurance technology.

Singapura: Sedang dalam tahap akhir proses suplai garbarata untuk bandara setempat.

Di sisi lain, Direktur BUKK Budi Hartono menyebutkan bahwa perusahaan telah mengalokasikan belanja modal (capex) sebesar Rp 1 triliun di luar kebutuhan modal kerja. 

BUKK juga melakukan antisipasi terhadap tantangan makroekonomi, termasuk pelemahan nilai tukar rupiah yang diproyeksikan akan meningkatkan biaya operasional (opex) sebesar 15 hingga 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dengan kombinasi proyek domestik yang strategis dan penetrasi pasar global yang masif, BUKK optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan kinerja sepanjang tahun 2026.

Terkini