Kemenhaj Imbau Jemaah Haji Tebar Manfaat Sepulang ke Tanah Air

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:33:31 WIB
Pulang ke Indonesia, Jemaah Haji Diajak Tebar Manfaat dan Kebaikan [FOTO : NET].

JAKARTA — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengimbau jemaah haji Indonesia agar menjadikan momen kepulangan dari Tanah Suci sebagai awal untuk menebarkan manfaat bagi keluarga, lingkungan, serta masyarakat, sebagai cerminan predikat haji mabrur.

Di tengah proses kepulangan yang masih berjalan, pihak pemerintah berpandangan bahwa kemabruran haji semestinya diimplementasikan lewat perubahan perilaku dan andil nyata setelah tiba kembali di Tanah Air.

Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff menyampaikan bahwa esensi perjalanan ibadah haji tidak selesai begitu saja saat jemaah bertolak dari Arab Saudi. 

Nilai-nilai positif yang diperoleh sepanjang berhaji, semisal kesabaran, kedisiplinan, kepedulian, kebersamaan, dan keikhlasan sepatutnya terus dirawat dalam rutinitas sehari-hari.

“Perjalanan haji tidak berhenti ketika jemaah tiba di rumah. Justru dari sanalah pengabdian baru dimulai. Nilai kemabruran harus tercermin dalam sikap, kepedulian, serta kontribusi nyata kepada keluarga dan masyarakat,” ujarnya di Makkah, Sabtu (20/6/2026).

Pada sisi lain, Kemenhaj memberikan apresiasi atas kepatuhan jemaah haji Indonesia sepanjang fase pemulangan. 

Berdasarkan penuturan Maria, kedisiplinan para jemaah dalam mematuhi regulasi penerbangan menjadi salah satu elemen pendukung kelancaran proses operasional pemulangan haji 2026.

Salah satu bentuk ketaatan yang diapresiasi yaitu kian tingginya kesadaran para jemaah untuk tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi ataupun tas kabin. 

Jemaah haji nantinya akan memperoleh air zamzam sebanyak 5 liter setibanya di Indonesia, sehingga tidak perlu lagi mengemasnya ke dalam botol-botol kecil ketika penerbangan menuju Tanah Air.

“Kepatuhan jemaah bukan hanya memudahkan proses pemeriksaan, tetapi juga menjaga keamanan dan keselamatan penerbangan. Air zamzam telah disiapkan dan akan dibagikan secara resmi di debarkasi masing-masing, sehingga jemaah tidak perlu membawanya di dalam koper,” tuturnya.

Selain itu, Kemenhaj memberikan peringatan kepada seluruh jemaah untuk menjaga paspor, kartu identitas haji, boarding pass, serta berkas perjalanan lainnya hingga sampai di Indonesia. 

Jemaah pun diimbau tidak menyerahkan dokumen tersebut kepada pihak-pihak yang tidak berwenang dan diminta selekasnya melapor jika mendapati adanya kehilangan.

Maria juga meminta jemaah mengecek kembali seluruh barang bawaan sebelum beranjak dari hotel, bus, ataupun area bandara. 

Koper serta tas kabin disarankan dipasang penanda identitas yang terang guna mempermudah proses penyaluran begitu mendarat di Tanah Air.

“Menjelang kepulangan, jangan sampai rasa gembira membuat jemaah lengah. Pastikan dokumen selalu berada dalam pengawasan, periksa kembali barang bawaan, dan ikuti seluruh arahan petugas sampai tiba di daerah masing-masing,” katanya.

Lebih dari 129.000 Jemaah Haji Sudah Pulang

Kemenhaj mendata proses kepulangan jemaah haji Indonesia sejauh ini masih bergulir sesuai rencana. Sampai dengan Sabtu (20/6/2026), sebanyak 267 kelompok terbang (kloter) telah diterbangkan melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, dengan mengangkut 103.687 jemaah serta 1.066 petugas atau dengan total keseluruhan 104.753 orang.

Sementara itu, lewat Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah tercatat sudah diberangkatkan sebanyak 70 kloter yang meliputi 26.898 jemaah serta 281 petugas atau dengan total jangkauan 27.179 orang.

Secara keseluruhan, sejumlah 329 kloter sudah mendarat di Indonesia dengan membawa 127.709 jemaah serta 1.316 petugas. Melalui angka ini, total jemaah dan petugas yang sudah kembali ke Tanah Air menyentuh angka 129.025 orang.

Adapun jalannya mobilisasi jemaah dari Makkah menuju Madinah juga terpantau terus berlangsung. Hingga Sabtu (20/6/2026), total 226 kloter yang merangkum 86.592 jemaah dan 904 petugas sudah diberangkatkan menuju Kota Nabi atau setara 87.496 orang.

Di sisi lain, total kuota jemaah haji khusus yang sudah kembali mendarat di Indonesia mencapai angka 15.802 orang, yang terdiri atas 15.066 jemaah serta 736 petugas.

Kemenhaj menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), petugas kloter, tim kesehatan, petugas sektor, beserta seluruh elemen pendukung yang konsisten mengawal kepulangan jemaah agar senantiasa aman dan teratur. 

Ucapan terima kasih juga dialamatkan bagi Pemerintah Arab Saudi atas sokongannya selama pelaksanaan ibadah haji 1447 Hijriah/2026.

“Dari Tanah Suci, jemaah tidak hanya membawa pulang kerinduan kepada keluarga, tetapi juga semangat kemabruran. Semoga kepulangan ini menjadi awal untuk menebarkan kebaikan dan membangun peradaban yang lebih baik,” ucapnya.

Terkini