Kemenhaj Ajak Jemaah Haji Berkontribusi bagi Masyarakat

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:45:31 WIB
Pulang ke Tanah Air, Jemaah Haji Diajak Tebar Kemabruran [FOTO : NET].

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah mengimbau para jemaah haji untuk menjadikan momen kepulangan dari Tanah Suci sebagai momentum awal dalam memberikan kemanfaatan yang lebih luas bagi pihak keluarga, lingkungan, serta masyarakat.

Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff, menuturkan bahwa nilai-nilai positif yang dipupuk sepanjang pelaksanaan ibadah haji, layaknya kesabaran, kedisiplinan, kepedulian, persaudaraan, dan keikhlasan, wajib terus dipertahankan sesudah jemaah tiba kembali di Tanah Air.

“Perjalanan haji tidak berhenti ketika jemaah tiba di rumah. Justru dari sanalah pengabdian baru dimulai. Nilai kemabruran harus tercermin dalam sikap, kepedulian, serta kontribusi nyata kepada keluarga dan masyarakat,” ujar Maria di Makkah, Sabtu (20/6/2026).

Berdasarkan penjelasan Maria, tingkat kepatuhan serta kedisiplinan para jemaah sepanjang fase pemulangan ikut memengaruhi kelancaran aspek pelayanan. 

Kemenhaj memberikan apresiasi tinggi kepada jemaah yang sudah menaati regulasi penerbangan, termasuk tindakan untuk tidak menaruh air zamzam di dalam koper bagasi ataupun tas kabin.

“Kepatuhan jemaah bukan hanya memudahkan proses pemeriksaan, tetapi juga menjaga keamanan dan keselamatan penerbangan. Air zamzam telah disiapkan dan akan dibagikan secara resmi di debarkasi masing-masing, sehingga jemaah tidak perlu membawanya di dalam koper,” jelasnya.

Maria pun mengingatkan para jemaah supaya menjaga paspor, kartu identitas haji, boarding pass, serta dokumen krusial lainnya sepanjang perjalanan. 

Jemaah diimbau untuk tidak mempercayakan dokumen tersebut kepada pihak yang tidak berkepentingan dan diminta segera mengadu kepada petugas jika mendapati adanya kehilangan atau hambatan.

Di samping berkas perjalanan, jemaah diwajibkan mengecek kembali barang-barang bawaan sebelum beranjak dari hotel, bus, ataupun area bandara. Koper serta tas kabin juga sepatutnya dipasang tanda pengenal yang jelas supaya gampang dikenali ketika mendarat di Indonesia.

“Menjelang kepulangan, jangan sampai rasa gembira membuat jemaah lengah. Pastikan dokumen selalu berada dalam pengawasan, periksa kembali barang bawaan, dan ikuti seluruh arahan petugas sampai tiba di daerah masing-masing,” pesan Maria.

Hingga hari Sabtu, 20 Juni 2026, tercatat sebanyak 267 kelompok terbang atau kloter sudah diterbangkan lewat Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. 

Nominal tersebut merangkum 103.687 jemaah serta 1.066 petugas, dengan begitu total yang dipulangkan lewat jalur Jeddah menyentuh angka 104.753 orang.

Sementara itu, lewat fasilitas Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, telah diterbangkan sejumlah 70 kloter yang mengangkut 26.898 jemaah serta 281 petugas, dengan kuota akumulatif 27.179 orang.

Secara keseluruhan, sebanyak 329 kloter sudah menapakkan kaki di Indonesia, yang terdiri dari 127.709 jemaah serta 1.316 petugas. Dengan begitu, total jemaah berikut petugas yang telah tiba kembali di Tanah Air mencapai angka 129.025 orang.

Mobilisasi jemaah dari Makkah menuju Madinah terpantau pula terus berjalan. Sampai hari ini, total 226 kloter yang mencakup 86.592 jemaah dan 904 petugas sudah diberangkatkan, dengan jumlah keseluruhan 87.496 orang.

Adapun jemaah haji khusus yang terpantau sudah kembali menuju Indonesia berjumlah 15.802 orang, yang terbagi atas 15.066 jemaah serta 736 petugas.

Maria mengutarakan rasa terima kasih bagi seluruh jemaah, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji, petugas kloter, tim medis, petugas sektor, beserta seluruh jajaran pendukung yang terus bertugas memastikan jalannya pemulangan berlangsung aman, tertib, dan tanpa kendala.

Apresiasi juga dialamatkan kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi serta segenap otoritas terkait atas sokongan dan kemitraan selama pelaksanaan ibadah haji 1447 H/2026 M.

“Dari Tanah Suci, jemaah tidak hanya membawa pulang kerinduan kepada keluarga, tetapi juga semangat kemabruran. Semoga kepulangan ini menjadi awal untuk menebarkan kebaikan dan membangun peradaban yang lebih baik,” tandas Maria.

Terkini