Muhaimin: Tata Kelola MBG Tepat untuk Mutu SDM

Selasa, 23 Juni 2026 | 17:12:02 WIB
Menko PM Dukung Fokus Baru Program Makan Bergizi Gratis [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar menyatakan bahwa langkah perbaikan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan Badan Gizi Nasional (BGN) sudah sangat tepat agar program tersebut berjalan lebih efektif dalam mendongkrak kualitas SDM.

"Saya melihat skala prioritas, yaitu ibu menyusui, ibu hamil, balita, itu skala prioritas yang paling tepat. Sehingga yang lain sebelum skala prioritas harus merelakan demi upaya mengatasi stunting lebih efektif dan cepat," kata Menko PM Muhaimin Iskandar di Jakarta, Selasa (23/06/2026).

Menurut pandangannya, kebijakan baru BGN yang mengutamakan kelompok B3 (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita) menjadi langkah strategis untuk mempercepat penurunan angka stunting sekaligus mendongkrak mutu gizi masyarakat.

"Kelompok itu yang paling membutuhkan intervensi gizi, karena berhubungan langsung dengan pembentukan kualitas generasi masa depan. Dengan fokus pada kelompok tersebut manfaat Program MBG dapat dirasakan lebih efektif dan berdampak langsung terhadap upaya pencegahan stunting," kata Menko Muhaimin Iskandar.

Ia menambahkan bahwa penetapan skala prioritas ini bukan berarti mengesampingkan kelompok penerima manfaat yang lain.

Akan tetapi, pada kondisi tertentu, pemerintah wajib menjamin kelompok yang paling rentan mendapatkan perhatian utama demi tercapainya target program secara optimal.

Di samping fokus pada penerima manfaat, ia pun mengingatkan krusialnya pembenahan tata kelola serta manajemen kelembagaan supaya realisasi Program MBG berjalan semakin efektif, tepat sasaran, dan selaras dengan instruksi Presiden.

"Di sisi yang lain, manajemen dan tata kelola kelembagaan yang ada, sekaligus saya berharap kepada semua pihak yang telah terlibat untuk duduk bersama memberikan solusi agar efektif betul sesuai sasaran yang diperintahkan oleh Presiden," kata Menko PM Muhaimin Iskandar.

Terkini