Tekuk Haiti 4-2, Maroko Melenggang ke Babak 32 Besar

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:42:32 WIB
Duel sengit pemain Maroko (kanan) dan pemain Haiti (kiri) di Piala Dunia 2026, Kamis (25/6/2026). [Foto: GETTY IMAGES]

JAKARTA - Maroko berhasil meredam perlawanan ketat Haiti untuk mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah memetik kemenangan 4-2 pada laga pemungkas Grup C di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat, Kamis (25/6/2026) pagi WIB.

Haiti sempat dua kali mengungguli lawan melalui gol bunuh diri penjaga gawang Yassine Bounou serta sepakan indah Wilson Isidor, namun Achraf Hakimi dan Ismael Saibari sukses membawa Maroko menyamakan skor sebelum jeda babak pertama.

Singa Atlas kemudian berbalik memimpin melalui gol Soufiane Rahimi sebelum akhirnya Gessime Yassine memastikan kemenangan menjadi 4-2 sekaligus mengantarkan Maroko ke fase gugur, seturut data resmi dari laman resmi FIFA.

Maroko mengakhiri fase grup di posisi kedua Grup C dengan koleksi tujuh poin, angka yang sama dengan kepunyaan Brasil, tetapi sang pemilik lima gelar juara dunia itu lebih unggul dalam aspek selisih gol total yakni surplus enam berbanding surplus tiga, usai mencukur Skotlandia 3-0 di pertandingan lain yang digelar secara serentak.

Haiti pun harus rela menyudahi penampilan kembali mereka di panggung Piala Dunia setelah menanti lebih dari lima dekade dengan hanya mengemas tiga laga di fase grup. Mereka terdampar di dasar klasemen Grup C tanpa mengoleksi satu poin pun.

Sementara itu, Skotlandia yang tertahan di peringkat ketiga kini harus menanti hasil akhir dari grup-grup lainnya, sembari berharap bisa masuk dalam jajaran delapan tim peringkat ketiga terbaik bermodalkan raihan tiga poin dan minus lima selisih gol.

Paruh pertama menyajikan duel yang sengit di antara kedua kesebelasan dan di luar dugaan Haiti mampu mencuri gol pembuka ketika pertandingan bahkan belum berjalan 10 menit.

Bermula dari pergerakan Jean-Kevin Duverne yang menyisir sisi kanan lapangan, ia melepaskan umpan mendatar yang disambut dengan sontekan tumit oleh Lenny Joseph. 

Si kulit bundar meluncur ke dalam gawang setelah sempat mengenai badan Bounou sehingga tercatat sebagai gol bunuh diri dari kiper Maroko tersebut.

Gol tersebut mendongkrak rasa percaya diri Haiti, tetapi Maroko langsung merespons dan berupaya mengejar ketertinggalan meski baru bisa menyamakan skor pada menit ke-39 akibat keteledoran kiper Johny Placide dalam memotong umpan silang, yang langsung disambar dengan jeli oleh Hakimi di depan gawang.

Hanya berselang empat menit, Haiti langsung membalas lewat aksi memukau Isidor yang menguasai bola di luar area penalti lalu melepaskan tembakan melengkung ke sudut atas kiri gawang yang gagal dijangkau Bounou, mengembalikan keunggulan timnya menjadi 2-1 atas Maroko.

Sayangnya, keunggulan Haiti kali ini bertahan sangat singkat lantaran satu menit memasuki masa injury time, Maroko kembali menyamakan kedudukan lewat penyelesaian akhir Saibari yang meneruskan umpan mendatar Hakimi. Kedua kubu masuk ke ruang ganti dengan skor sama kuat 2-2.

Memasuki paruh kedua, Maroko tampil makin percaya diri dan sukses membalikkan keadaan pada menit ke-78 lewat kaki Rahimi, yang baru merumput delapan menit menggantikan Saibari. 

Rahimi menyambut operan silang Chadi Riad dengan tembakan keras yang tak mampu dihalau Placide.

Satu menit sebelum waktu normal berakhir, penyerang pengganti Yassine mengunci kemenangan Maroko lewat sontekan mudah ke gawang kosong setelah berdiri bebas tanpa kawalan saat menyambut operan dari Rahimi.

VAR sempat memakan waktu cukup lama untuk meninjau proses terciptanya gol tersebut sebelum akhirnya wasit mengesahkannya, dan sisa waktu terus berjalan hingga peluit panjang ditiup dengan skor akhir 4-2 untuk kemenangan Maroko.

Terkini