Menbud: Kampus Seni Miliki Andil Penting Lestarikan Budaya

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:21:01 WIB
Fadli Zon Dorong Kampus Jadi Laboratorium Seni dan Peradaban [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Kebudayaan Fadli Zon berpandangan bahwa perguruan tinggi, khususnya di bidang seni, memegang peran krusial dalam melestarikan kebudayaan melalui pengembangan pengetahuan kreatif.

Dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu, Fadli Zon menyebut bahwa pengetahuan kreatif seyogianya berkembang di lingkungan perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan, yang kelak berfungsi memperkuat ekosistem kebudayaan nasional.

"Teruslah menjadi laboratorium seni dan peradaban Indonesia, menjadi ruang yang menjaga kebebasan kreatif, memperkuat pengetahuan, melahirkan karya, membangun ekosistem, dan membuka jalan bagi masa depan kebudayaan Indonesia," kata Fadli Zon saat memberikan sambutan pada Dies Natalis Institut Kesenian Jakarta ke-56.

Menurut Fadli, pemerintah menganggap perguruan tinggi seni berperan strategis dalam menghasilkan sumber daya manusia kreatif, memperkuat ekosistem kebudayaan, serta meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global melalui seni dan budaya. 

Ia juga mengapresiasi kontribusi kampus tersebut dalam mencetak ribuan seniman, sineas, aktor, sutradara, penari, musisi, desainer, akademisi, hingga pekerja budaya bagi perkembangan seni nasional.

Menteri berharap pendidikan seni di kampus dapat mencetak kreator yang unggul secara artistik, sekaligus cakap dalam riset, literasi digital, penguasaan hak kekayaan intelektual, dan memiliki jiwa kewirausahaan guna menciptakan ekosistem budaya berkelanjutan.

Mempertimbangkan keragaman budaya Indonesia yang besar, Fadli Zon menilai kekayaan tersebut merupakan modal utama pembangunan masa depan bangsa.

 Ia pun menekankan pentingnya pengembangan kebudayaan yang selaras dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Berdasarkan regulasi tersebut, Fadli mengharapkan perguruan tinggi mampu mengolah kekayaan budaya untuk menghasilkan lebih banyak karya kreatif bernilai ekonomi.

Pemahaman akar budaya, penguasaan teknologi, kolaborasi lintas disiplin, serta pemanfaatan hak kekayaan intelektual menjadi modal vital bagi generasi kreatif Indonesia untuk bersaing secara global.

"Pengetahuan tentang budaya dan pengetahuan kreatif menjadi sangat penting sebagai kemampuan bangsa mengolah modal budaya, tradisi artistik, dan pengetahuan lokal menjadi gagasan yang terus hidup," kata Fadli Zon.

Terkini