Sulit Kendalikan Motor, Pecco Bagnaia Mundur dari MotoGP Belanda

Senin, 29 Juni 2026 | 15:38:02 WIB
Francesco "Pecco" Bagnaia. [Foto: via CNN]

JAKARTA - Pembalap andalan Ducati Lenovo, Francesco "Pecco" Bagnaia, membeberkan bahwa alasan mendasar di balik keputusannya untuk menyudahi balapan lebih awal pada MotoGP Belanda adalah akibat kendala besar dalam mengontrol motornya.

Pada adu kecepatan yang digelar di Sirkuit Assen, Minggu (28/6/2026), Pecco yang mulanya sempat meramaikan persaingan di deretan empat besar terpaksa menyudahi balapan karena merasakan gangguan serius yang merusak kenyamanan berkendaranya.

"Saya menjalani sesi awal balapan yang tidak terlalu buruk, saya mencoba menjaga jarak dengan posisi terdepan dan terus mencoba memperkecil jarak dari pembalap yang ada di depan saya," kata Pecco dikutip dari laman Ducati Lenovo, Senin (29/6/2026).

"Tapi saya merasa tidak berkendara seperti apa yang saya inginkan, saya begitu kesulitan untuk mengerem motor dan membuatnya berhenti," imbuh pembalap asal Italia ini.

Rider yang memegang titel juara dunia dua kali ini sangat menyayangkan situasinya yang tidak mampu mengontrol keadaan, terlebih dirinya harus merelakan poin-poin yang sangat krusial.

Padahal, Pecco mengungkapkan bahwa ia sempat memperoleh impresi yang positif sewaktu sesi sprint race dengan menemukan setelan yang nyaman pada tunggangannya saat melaju.

"Setelah memasuki pertengahan balapan, situasinya terasa benar-benar sulit untuk dikendalikan. Saya meminta maaf dengan harus mundur di pekan ini, terlebih ini adalah Assen," ungkap Pecco.

Balapan utama di MotoGP Belanda pada akhirnya berhasil dikuasai oleh pembalap tim Trackhouse, Ai Ogura. Pembalap berkebangsaan Jepang itu menyuguhkan performa yang sangat luar biasa di sepanjang balapan. 

Hasil manis ini pun menandai kemenangan perdana Ogura di kelas utama MotoGP sepanjang karier profesionalnya.

Terkini