Bappenas: Program Gampang Sekolah Kota Tangerang Perlu Diperluas

Rabu, 01 Juli 2026 | 18:54:31 WIB
Bappenas Tinjau Program Gampang Sekolah, Dorong Perluasan [FOTO: NET].

JAKARTA - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menegaskan bahwa program Gampang Sekolah di Kota Tangerang, Banten, membutuhkan perluasan agar jangkauan manfaatnya dirasakan oleh lebih banyak warga.

Direktur Sistem dan Manajemen Risiko Bappenas, Prakosa Grahayudiandono, di Tangerang pada hari Rabu menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pengamatan langsung, program tersebut telah memberikan dampak positif bagi masyarakat.

"Namun, ke depannya setelah penilaian ini diharapkan bisa dapat terus ditingkatkan bahkan diperluas lagi," kata Prakosa Grahayudiandono seusai melakukan peninjauan di SMP Negeri 26 Kota Tangerang.

Sebagai informasi, hari ini tim Penilai Independen Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2026 dari Bappenas melaksanakan peninjauan langsung ke sejumlah titik implementasi program unggulan Gampang Sekolah di Kota Tangerang.

Area lain yang turut dipantau meliputi SMP Excellent 1 Belendung, Balai Latihan Kerja (BLK) Benda, hingga lokasi pelayanan Bentor Pangan Sahabat Masyarakat (Bang Sama) yang menyediakan sembako dengan harga terjangkau di lingkungan permukiman.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang, Yeti Rohaeti, menjelaskan bahwa agenda peninjauan ini merupakan bagian dari tahapan verifikasi untuk melihat penerapan program unggulan Gampang Sekolah di lapangan.

“Kunjungan ini bertujuan melihat langsung dampak nyata sekaligus memastikan paparan yang telah dipresentasikan mengenai dampak program Gampang Sekolah ke berbagai lini sektor pembangunan lainnya di Kota Tangerang,” ujar Yeti.

Pemerintah Kota Tangerang berharap kegiatan verifikasi lapangan ini memberikan hasil menggembirakan bagi Kota Tangerang, yang telah terpilih menjadi salah satu dari lima besar kandidat peraih penghargaan PPD Bappenas 2026.

Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman, menekankan bahwa penilaian penghargaan pembangunan daerah (PPD) menjadi momen krusial untuk mengevaluasi sekaligus memacu kualitas perencanaan pembangunan yang berkelanjutan.

"Ini bukan sekadar kompetisi, melainkan instrumen evaluasi untuk meningkatkan kualitas pembangunan secara berkelanjutan. Kami mendapat ruang untuk merefleksi berbagai capaian pembangunan sekaligus identifikasi area yang perlu ditingkatkan," kata Herman.

Merujuk data panitia PPD Tahun 2026, Kota Tangerang berhasil menembus nominasi lima besar kota terbaik pada Hasil Tahap I Penilaian Dokumen Tingkat Kabupaten/Kota Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2026.

Tahap selanjutnya mencakup wawancara serta verifikasi yang dilakukan untuk mendapatkan konfirmasi dari pihak pemerintah maupun nonpemerintah terkait kinerja pembangunan daerah, kualitas dokumen perencanaan, dan implementasi program unggulan daerah.

Perlu diketahui Pemerintah Kota Tangerang telah menjamin sekolah gratis di 142 sekolah swasta yakni 63 SD/Mi dan 79 SMP/MTs pada tahun ajaran baru 2026/2027.

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyatakan bahwa sekolah gratis melalui program Gampang Sekolah dirancang untuk menyediakan akses pendidikan berkualitas yang merata bagi seluruh warga.

Program ini tidak sekadar menggratiskan biaya pendidikan di sekolah negeri, tetapi juga menjangkau sekolah swasta yang telah menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah.

"Untuk itu, bapak-ibu orang tua murid tidak perlu bingung dalam memilih sekolah untuk putra-putrinya karena baik sekolah negeri maupun swasta sama bagusnya. Sekolah swasta di Kota Tangerang juga banyak yang bagus, bahkan wali kotanya saja juga lulusan dari sekolah swasta," kata Wali Kota Sachrudin.

Terkini