Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Koperasi 12 Juli

Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02:32 WIB
Puncak Hari Koperasi ke-79 di Indonesia Arena Bakal Dihadiri Prabowo [FOTO: NET].

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto direncanakan hadir dalam acara puncak peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang bakal dilaksanakan di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta pada 12 Juli 2026. 

Momen ini merupakan bagian dari rangkaian Bulan Koperasi yang dilaksanakan sepanjang Juli demi mengampanyekan kembali peran koperasi selaku pilar perekonomian nasional.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyampaikan, Kementerian Koperasi bersama Gerakan Koperasi dan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) menyepakati bulan Juli sebagai Bulan Koperasi dengan mengadakan bermacam-macam aktivitas di tingkat nasional maupun daerah. 

Berdasarkan rencana, puncak peringatan Hari Koperasi pada 12 Juli akan bertempat di Indonesia Arena dengan membawa tema ‘Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya.’

Menurut Ferry, momentum tersebut menjadi kans untuk mengingatkan kembali esensi dari implementasi Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945, di mana koperasi memegang peran sebagai garda terdepan dalam mengejawantahkan amanat konstitusi.

“Kami ingin menyampaikan ke khalayak, ke masyarakat tentang rencana peringatan Hari Koperasi Nasional yang diselenggarakan dengan berbagai rangkaian acara kegiatan selama bulan Juli ini,” kata Ferry dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta Selatan, Kamis (2/7/2026).

Sementara itu, rangkaian Bulan Koperasi bakal berlanjut di sepanjang bulan Juli. Selain agenda puncak pada 12 Juli, aktivitas lainnya mencakup Car Free Day di Jalan Rasuna Said pada 19 Juli yang diramaikan dengan jalan sehat serta pameran produk koperasi, hingga peresmian renovasi gedung Kongres Koperasi pertama di Tasikmalaya pada 24 Juli nanti.

Lebih lanjut, Ferry menjelaskan, pemerintah berupaya memperkokoh pemahaman masyarakat bahwa koperasi saat ini mampu bertransformasi menjadi badan usaha yang modern, profesional, sekaligus opsi bagi warga, termasuk generasi milenial dan Gen Z, dalam menjalankan aktivitas ekonomi produktif.

“Kami juga punya keinginan untuk meyakinkan kepada masyarakat bahwa koperasi sekarang bisa menjadi badan usaha yang modern, profesional, dan kemudian juga bisa menjadi instrumen keadilan yang diperlukan bagi masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Dekopin Bambang Haryadi menilai, peringatan Hari Koperasi ke-79 diharapkan mampu menjadi perlambang kebangkitan kembali gerakan koperasi setelah sekian lama dianggap kurang memperoleh atensi. 

Menurutnya, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, koperasi kembali didorong agar menjadi salah satu skema utama dalam sistem perekonomian nasional.

“Alhamdulillah, kami berkolaborasi dengan Kementerian Koperasi dan mendapat support terkait peringatan Hari Koperasi Nasional yang ke-79 yang akan dilaksanakan di Indonesia Arena dan insyaallah juga akan dihadiri oleh Bapak Presiden,” kata Bambang.

Di lain sisi, ia mengutarakan bahwa model koperasi sudah berkembang pesat di berbagai negara, khususnya di kawasan Eropa dan sejumlah negara Asia. Malahan, di beberapa negara Eropa, koperasi telah mendirikan bank tersendiri. 

Oleh sebab itu, ia berharap penguatan koperasi ke depan dapat membuka kans bagi lahirnya kembali bank koperasi di Indonesia, seperti yang pernah ada sebelumnya.

“Indonesia pernah memiliki [bank koperasi]. Namun sekarang sudah lepas. Mudah-mudahan di pemerintahan ini gerakan untuk membuat bank koperasi mendapat support dan dukungan dari pemerintah,” ucapnya.

Bambang menggantungkan harapan agar peringatan Hari Koperasi tahun ini mampu menjadi titik balik kebangkitan gerakan koperasi, bukan hanya sekadar perayaan tahunan belaka, termasuk dalam memperluas penerimaan koperasi di tengah publik, khususnya di kalangan generasi muda.

“Koperasi ini bukan satu sistem perekonomian kuno tapi satu sistem perekonomian yang sudah jamak dan juga banyak dianut oleh negara-negara maju di seluruh dunia,” tandasnya.

Terkini