Soechi Lines Tawarkan Sukuk Ijarah Senilai Rp134,85 Miliar

Kamis, 02 Juli 2026 | 02:32:31 WIB
SOCI Rilis Sukuk Ijarah Rp134,85 Miliar Demi Akuisisi Manfaat Kapal [FOTO: NET].

JAKARTA — Emiten pelayaran tanker PT Soechi Lines Tbk. (SOCI) bersiap menerbitkan instrumen surat utang syariah berupa sukuk ijarah dengan nilai nominal Rp134,85 miliar.

Mengacu pada dokumen prospektus, SOCI bakal merilis Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Soechi Lines Tahap I Tahun 2026 sebesar Rp134,85 miliar. 

Penerbitan sukuk ijarah ini merupakan bagian dari rangkaian Penawaran Umum Berkelanjutan Sukuk Berkelanjutan I Soechi Lines yang membidik akumulasi dana total Rp3 triliun.

Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Soechi Lines Tahap I Tahun 2026 tersebut dirancang memiliki tenor atau jangka waktu selama 3 tahun terhitung semenjak tanggal emisi. 

Nilai cicilan imbalan ijarah ditetapkan senilai Rp10,72 miliar per tahun, yang dikalkulasikan dari jumlah sisa imbalan ijarah sebesar Rp79,50 juta untuk tiap kelipatan Rp1 miliar setiap tahunnya.

Sementara itu, untuk pembayaran cicilan imbalan ijarah bakal digulirkan per tiga bulan (kuartalan) semenjak tanggal emisi, di mana tenggat pembayaran cicilan imbalan ijarah yang pertama akan dilaksanakan pada 8 Oktober 2026. 

Di sisi lain, pembayaran cicilan imbalan ijarah pemungkas sekaligus pelunasan sisa imbalan ijarah dijadwalkan jatuh pada 8 Juli 2029. Proses pengembalian sisa imbalan ijarah tersebut nantinya diselesaikan secara utuh saat memasuki waktu jatuh tempo.

Produk sukuk ijarah ini telah mengantongi penilaian peringkat idAAA (sy)(sf) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). 

Proses penawaran umum dari sukuk ijarah ini pun dijamin lewat mekanisme kesanggupan penuh (full commitment). Entitas yang mengambil peran sebagai penjamin pelaksana emisi sekaligus penjamin emisi sukuk ijarah ini meliputi PT Mandiri Sekuritas, PT BCA Sekuritas, dan PT Sucor Sekuritas. 

Sedangkan posisi wali amanat diserahkan kepada PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk.

Internal SOCI memproyeksikan seluruh dana segar hasil penghimpunan sukuk ijarah ini bakal dialokasikan guna mengakuisisi hak manfaat (usufruct acquisition) terhadap satu armada kapal kepunyaan entitas anak usahanya, yakni Great Ocean Marine Ltd (GOM), dengan berlandaskan pada skema Akad Ijarah 1.

"Dana yang diperoleh GOM atas pengalihan hak manfaat tersebut, akan digunakan seluruhnya oleh GOM untuk membayar sebagian pokok utang kepada Perseroan sebagai pemegang saham (SHL)," tulis manajemen SOCI.

Selanjutnya, pihak SOCI bakal memanfaatkan segenap dana setoran SHL dari pihak GOM tersebut demi melunasi sebagian pokok pinjaman kepada entitas anak usaha lainnya, yaitu PT Putra Utama Line (PUL). 

Kemudian, seluruh kucuran dana yang didapatkan oleh PUL akan dialokasikan demi melunasi sebagian pokok utang atas pinjaman sindikasi milik PUL kepada Bank Mandiri dan BCA.

Terkini