Bukan Kejar Rekor Rossi, Ini Target Marc Marquez Sebelum Pensiun

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:00:31 WIB
Marquez Ungkap Ambisi Terbesar di Sisa Karier Balap MotoGP [FOTO: NET].

JAKARTA – Marc Marquez memiliki kans besar untuk mematahkan sederet rekor prestisius di panggung MotoGP. Terlebih lagi, rider asal Spanyol tersebut telah memperpanjang masa baktinya bersama pabrikan Ducati untuk dua musim ke depan. 

Sekarang, Marquez hanya memerlukan satu titel juara dunia tambahan demi menyamai rekor delapan gelar kelas premier milik Giacomo Agostini. Di samping itu, ia pun tinggal memburu 14 podium pertama lagi untuk bisa menyamai rekor 89 kemenangan yang hingga kini masih dipegang oleh Valentino Rossi.

Walau mempunyai kans lebar untuk mengukir sejarah baru, Marquez menegaskan bahwa fokus utamanya bukanlah mengejar torehan rekor ataupun angka-angka statistik.

"Ambisi terbesar saya adalah menikmati gairah saya di tahun-tahun terakhir karier saya," kata Marquez dikutip dari Crash, Minggu (5/7/2026).

"Terkadang ada atlet yang mengakhiri kariernya dengan membenci olahraga atau gairah yang mereka miliki. Biasanya itu terjadi karena di tahun-tahun terakhir mereka harus menghadapi cedera, tekanan, atau hasil yang buruk," ujarnya.

Rider berumur 33 tahun ini menggarisbawahi bahwa dirinya ingin lebih menikmati masa-masa senja sebagai pebalap profesional sebelum pada akhirnya memutuskan gantung helm.

"Yang ingin saya lakukan hanyalah menikmati beberapa tahun terakhir dalam karier saya, dan itu akan menjadi target utama saya," ujarnya.

Kendati demikian, Marquez juga mengutarakan bahwa ikatan kontrak berdurasi dua tahun bersama Ducati tersebut belum tentu merupakan lembaran kontrak pemungkasnya di kancah MotoGP. 

Ia sekadar ingin memastikan bahwa fase akhir dari perjalanan kariernya bakal dikenang sebagai momen yang impresif, bukan periode yang sarat akan tekanan.

"Saya tidak tahu apakah ini akan menjadi kontrak terakhir saya atau tidak. Namun, saya ingin mengingat tahun-tahun terakhir karier saya dengan cara yang baik," ujarnya.

Di sudut lain, Marquez menggaransi bahwa daya juangnya untuk bersaing di kasta tertinggi sama sekali tidak memudar. Ia tetap bertekad tampil kompetitif sekaligus menyuguhkan penampilan maksimal setiap kali memacu motornya di sirkuit.

"Tentu saja saya selalu ingin tetap kompetitif dan memberikan kemampuan 100 persen. Kami masih punya waktu untuk memikirkan target performa pada musim dingin nanti," kata Marquez.

Rekor Agostini

Di atas kertas, Marquez memang belum memungkinkan untuk menyamai catatan 89 kemenangan milik Valentino Rossi pada kompetisi musim ini. Namun, kans dirinya untuk menyamai torehan delapan gelar juara dunia kepunyaan Giacomo Agostini terbilang masih sangat terbuka lebar.

Usai melewati start musim yang cukup berat, termasuk mesti melewati tindakan operasi lanjutan pada area bahunya selepas seri MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans, performa Marquez berangsur-angsur menunjukkan grafik peningkatan. 

Menjelang seri MotoGP Jerman pada akhir pekan mendatang, pebalap andalan Ducati tersebut saat ini hanya tertinggal 42 poin dari sang pemuncak klasemen sementara, Jorge Martin. Menimbang sisa seri balapan yang masih relatif panjang, kans Marquez untuk kembali merengkuh takhta juara dunia musim ini dipastikan masih sangat hidup.

Terkini