Piala Dunia 2026: Perancis Tekuk Paraguay yang Main Kasar Tanpa Kartu

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:13:31 WIB
Singkirkan Paraguay 1-0, Perancis Melenggang ke Perempat Final [FOTO: NET].

JAKARTA - Timnas Perancis mesti memeras keringat guna menundukkan Paraguay lewat skor tipis 1-0 di fase 16 besar Piala Dunia 2026. Hasil positif ini mengantarkan armada Perancis melangkah ke babak perempat final Piala Dunia 2026 untuk menantang Maroko. 

Paraguay sendiri menatap laga dengan optimisme tinggi usai pada babak sebelumnya berhasil mendepak Jerman lewat drama adu penalti.

Kendati demikian, bentrokan antara Paraguay vs Perancis di Philadelphia, Minggu (5/7/2026) pagi WIB, tidak cuma menyajikan rivalitas sengit, melainkan juga diwarnai rentetan pelanggaran keras. Andres Cubas sempat menghantam Adrien Rabiot tanpa dijatuhi hukuman kartu kuning. 

Juan Jose Caceres pun kedapatan melakukan pelanggaran terhadap Kylian Mbappe, namun luput dari sanksi wasit.

Di lain pihak, barisan pilar Les Bleus semisal Manu Kone, Bradley Barcola, dan Michael Olise malah dihadiahi kartu kuning oleh pengadil lapangan. Skuad Paraguay bahkan bersih dari hukuman kartu sama sekali walaupun Gabriel Avalos kedapatan melayangkan sikut ke arah perut Dayot Upamecano.

 Eks palang pintu Inggris, Micah Richards, berpendapat bahwa Paraguay sejatinya tidak perlu memperagakan gaya bermain semacam itu.

"Sungguh memalukan untuk dilihat," kata Micah Richards kepada BBC One.

"Paraguay lebih baik dari itu. Secara defensif mereka sangat bagus dan mereka tidak perlu melakukan tindakan-tindakan seperti itu," terang Richards.

Penalti Mbappe Diwarnai Protes Paraguay

Momen krusial penentu laga pecah sekitar 20 menit sebelum paruh waktu normal berakhir. Diego Gomez menjatuhkan Desire Doue di dalam area terlarang. Wasit Ilgiz Tantashev awalnya memilih untuk melanjutkan jalannya permainan.

Selepas mengamati ulang kejadian lewat tayangan VAR di monitor tepi lapangan, ia pada akhirnya menunjuk titik putih. Ketetapan sang pengadil langsung memicu gelombang protes dari kubu Paraguay.

 Mereka mengerumuni wasit serta berupaya mengulur waktu eksekusi penalti. Gustavo Velazquez bahkan dilaporkan sempat merusak area titik putih sebelum Kylian Mbappe maju mengeksekusi bola.

Eksekusi penalti Mbappe dari titik putih sukses mengunci kemenangan Perancis sekaligus menjadi pundi-gila ketujuhnya di sepanjang gelaran Piala Dunia 2026.

Nakhoda Perancis Didier Deschamps membeberkan adanya perlakuan tidak terpuji dari kubu rival di sepanjang jalannya laga.

"Ada beberapa hinaan dari bangku cadangan lawan yang seharusnya tidak perlu," kata Didier Deschamps dalam konferensi pers setelah pertandingan.

Ketegangan ternyata belum mereda walau peluit panjang tanda laga usai telah ditiupkan. Velazquez kedapatan kembali terlibat adu mulut dengan sejumlah penggawa Perancis. 

Mantan pemain Timnas Skotlandia, Pat Nevin, juga menilai kubu Paraguay berulang kali berupaya menyulut emosi para pemain lawan.

"Paraguay mencoba memprovokasi para pemain Prancis, sedikit dorongan dan desakan tetapi tidak cukup untuk mendapatkan kartu kuning."

"Semua taktik kotor yang bisa digunakan."

Mbappe Sebut Perancis Sudah Siap

Di samping tensi permainan yang keras, duel ini juga berlangsung di bawah sengatan cuaca yang sangat terik. Suhu udara tatkala sepak mula menyentuh angka 38,3 derajat Celsius, menjadikannya sebagai salah satu laga dengan kondisi terpanas sepanjang riwayat Piala Dunia.

Perancis sempat menemui jalan buntu untuk merobek barikade pertahanan rapat Paraguay. Malahan hingga paruh pertama selesai, Les Bleus sama sekali belum membukukan satu pun tembakan tepat sasaran. Walau demikian, Mbappe menegaskan bahwa pasukannya sudah sangat siap menghadapi segala dinamika, termasuk strategi defensif Paraguay.

"Kami tahu bagaimana memainkan sepak bola yang tidak biasa," kata Mbappe setelah pertandingan.

"Mereka (Paraguay) mengira kami akan datang dengan setelan jas, tetapi kami sudah siap. Bahkan di pertandingan itu, kami lebih baik dari mereka."

"Itulah gaya sepak bola mereka, tidak ada cara yang benar atau salah untuk memainkan permainan ini. Mereka mencoba mengalahkan kami dengan cara itu, tetapi kami menang," tutup Mbappe.

Terkini