Kemdiktisaintek Siapkan Pendidik Terbaik SMA Unggul Garuda

Senin, 06 Juli 2026 | 18:46:01 WIB
Kemdiktisaintek Gembleng Tenaga Pendidik SMA Unggul Garuda [FOTO: NET].

JAKARTA – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mematangkan kesiapan tenaga pendidik pilihan untuk SMA Unggul Garuda lewat agenda lokakarya serta pembekalan intensif yang dilaksanakan belum lama ini.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie dalam pernyataan di Jakarta, Senin menegaskan bahwa SMA Unggul Garuda ialah investasi jangka panjang pemerintah guna mencetak sumber daya manusia berkualitas yang bakal mengantarkan Indonesia menjadi negara maju.

"Sekolah Garuda adalah visi mulia Bapak Presiden. Kunci Sekolah Garuda adalah Bapak dan Ibu sekalian, para pendidiknya. Saya memiliki harapan dan kepercayaan bahwa para pendidik yang telah melalui seleksi ketat ini akan melahirkan pemimpin unggul masa depan yang memiliki wawasan global dan kepekaan lokal," katanya.

Wamen Stella menyambung, kesuksesan SMA Unggul Garuda tidak semata-mata bertumpu pada sarana dan kurikulum yang bermutu, melainkan utamanya dipengaruhi oleh kapabilitas para pengajar yang menjadi anutan bagi para murid.

Oleh karena itu, pemerintah menjadikan sistem penyaringan tenaga pendidik sebagai salah satu fase paling krusial dalam pendirian sekolah tersebut.

Sementara, Wamendiktisaintek Fauzan mengimbau segenap pendidik SMA Unggul Garuda untuk meletakkan integritas sebagai pilar utama dalam mengemban amanah.

Wamen Fauzan mengutarakan bahwa pendidikan yang bermutu mesti dikembangkan di atas keselarasan antara aspek kecerdasan intelektual, kesehatan mental, serta kedewasaan karakter.

"Unggul tidak hanya cukup sehat dan tidak cukup hanya cerdas, tetapi harus dikunci dengan kewarasan. Waras berarti memiliki integritas, tanggung jawab kepada negara, masyarakat, dan keluarga," ujarnya.

Wamen Fauzan pun menandaskan bahwa para pengajar SMA Unggul Garuda saat ini menempati posisi strategis sebagai figur pilihan yang bakal mengarahkan kultur dan haluan pengembangan sekolah.

Maka dari itu, mereka diwajibkan untuk tiada henti belajar, menyesuaikan diri, serta menjadi teladan bagi para murid dalam melewati beraneka tantangan hidup.

Diketahui, agenda yang dihadiri oleh 54 guru dari empat SMA Unggul Garuda tersebut berjalan selama empat hari (29 Juni sampai 2 Juli 2026), mengupas seputar kurikulum, manajemen sekolah, aturan asrama, pembentukan karakter, hingga taktik peralihan menuju standar pendidikan global. 

Agenda ini menjadi instrumen krusial dari persiapan teknis sekolah menjelang bergulirnya tahun ajaran baru.

Pelatihan ini menelurkan sejumlah berkas penting selaku landasan operasional sekolah, di antaranya Kurikulum Satuan Pendidikan, buku saku Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), tata tertib asrama, indikator kinerja utama, cetak biru Learning Management System (LMS), sampai strategi transisi menuju kurikulum International Baccalaureate (IB).

Di samping itu, para peserta pun mendulang aneka rujukan praktik baik pendidikan dunia, mencakup taktik penguatan kompetensi bahasa dan akademik murid, pemanfaatan Learning Management System (LMS), optimalisasi e-library serta e-journal, hingga pemantapan fungsi college counselor demi memfasilitasi alumni menembus jajaran universitas terbaik dunia.

Terkini