Harga Pangan 6 Juli: Cabai dan Telur Turun, Harga Beras Stabil

Senin, 06 Juli 2026 | 21:54:31 WIB
Harga Cabai dan Daging Ayam Turun, Beras dan Gula Cenderung Stabil [FOTO: NET].

JAKARTA - Harga pangan nasional di lingkup pasar tradisional pada Senin (6/7/2026) terpantau masih meneruskan tren pelandaian pada sejumlah jenis komoditas hortikultura. Nilai jual komoditas cabai dan bawang merah kembali merosot, sementara tingkat harga untuk beras, gula, beserta minyak goreng memperlihatkan kecenderungan yang stabil.

Merujuk pada himpunan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, Senin (6/7/2026), pergerakan harga komoditas beras berjalan relatif konstan. 

Nilai jual beras dengan kualitas bawah I bertahan di angka Rp14.700 per kilogram, senada dengan harga beras kualitas bawah II yang juga ajek pada posisi Rp14.500 per kilogram.

Lebih lanjut, harga beras untuk kualitas medium I tidak bergeser dari level Rp16.350 per kilogram, sedangkan beras kualitas medium II terpantau merangkak naik tipis sekitar 0,31% menuju Rp16.150 per kilogram. 

Adapun untuk produk beras kualitas super I mengalami kenaikan sebesar 0,28% menjadi Rp17.650 per kilogram, sementara jenis beras kualitas super II bertahan stabil di posisi Rp17.100 per kilogram.

Beralih pada kelompok bumbu dapur, harga komoditas bawang merah ukuran sedang mencatatkan penurunan sebesar 3,14% menjadi Rp47.800 per kilogram. 

Kondisi sebaliknya membayangi komoditas bawang putih ukuran sedang yang mengalami kenaikan tipis sebesar 0,23% ke level Rp44.100 per kilogram.

Fluktuasi harga komoditas cabai kembali melemah untuk seluruh varian. Produk cabai merah besar menyusut 3,07% menjadi Rp50.500 per kilogram, sementara jenis cabai merah keriting merosot 2,68% ke posisi Rp50.900 per kilogram. 

Berikutnya, komoditas cabai rawit hijau melemah 1,68% menuju angka Rp49.750 per kilogram, sedangkan untuk varian cabai rawit merah jatuh berkisar 4,75% menjadi Rp62.100 per kilogram.

Pada kelompok komoditas minyak goreng, nilai jual minyak goreng jenis curah merangkak naik tipis sekitar 0,24% ke level Rp20.600 per liter. 

Di lain pihak, harga minyak goreng kemasan bermerek I bertahan kokoh di angka Rp24.250 per liter, searah dengan varian minyak goreng kemasan bermerek II yang juga ajek di harga Rp23.400 per liter.

Untuk sektor komoditas pemanis, harga produk gula pasir dengan kualitas premium terkoreksi tipis semenjadi 0,25% ke posisi Rp20.250 per kilogram. Sementara itu, untuk varian gula pasir lokal dilaporkan tidak bergeser dari level Rp19.050 per kilogram.

Pada kelompok komoditas protein hewani, nilai jual daging sapi kualitas I terpantau merangkak naik sebesar 0,13% menjadi Rp150.250 per kilogram, sedangkan untuk produk daging sapi kualitas II terkerek naik berkisar 0,39% menuju level Rp141.500 per kilogram. 

Pada sisi berbeda, harga komoditas daging ayam ras dalam kondisi segar meluncur turun semenjadi 0,95% ke level Rp36.600 per kilogram. Adapun untuk nilai jual telur ayam ras segar ikut menyusut sebesar 0,68% hingga menyentuh angka Rp29.250 per kilogram.

Secara garis besar, peta harga pangan pada hari ini masih didominasi oleh pergerakan yang melandai, khususnya pada sektor kelompok cabai dan bawang merah. 

Penurunan nilai jual paling tajam menimpa komoditas cabai rawit merah, sedangkan eskalasi kenaikan harga terpantau berjalan secara terbatas pada produk bawang putih, beberapa varian beras, minyak goreng jenis curah, serta komoditas daging sapi.

Terkini