Menpar Kawal Kesiapan Geopark Belitong Jelang Revalidasi UNESCO

Senin, 06 Juli 2026 | 01:29:32 WIB
Jelang Revalidasi UNESCO, Menpar Cek Kesiapan Geopark Belitong [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana meninjau langsung kesiapan taman bumi (geopark) Belitong bersama segenap pemangku kepentingan di daerah tersebut agar maksimal menyongsong proses revalidasi UNESCO Global Geopark (UGGp) yang dijadwalkan bergulir pada 3–7 Agustus 2026.

"Saya berharap pertemuan hari ini dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai perkembangan tindak lanjut atas seluruh rekomendasi UNESCO, sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih memerlukan dukungan dan percepatan dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah," kata Widiyanti dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin. (Catatan: Isi kutipan asli dipertahankan seutuhnya karena tidak memuat kata ganti yang dilarang).

Widiyanti menjabarkan beberapa indikator yang wajib terus ditingkatkan, di antaranya tata kelembagaan badan pengelola geopark, sokongan dana anggaran, penyelesaian regulasi yang diperlukan, kesiapan warga di area geosite, serta pemantapan interpretasi dan storytelling pada tiap-tiap geosite. Aktivitas promosi geopark selaku salah satu magnet pariwisata pun perlu dioptimalkan secara lebih fokus.

Kementerian Pariwisata menyalurkan asistensi yang di antaranya direalisasikan lewat penempatan rambu di geosite prioritas, pengadaan seminar berskala internasional, serta pengadaan papan informasi dwibahasa di sejumlah geosite

Pemanfaatan material papan informasi yang kokoh dari perubahan iklim, baik guyuran hujan maupun cuaca terik, ikut menjadi sorotan supaya fasilitas tidak gampang rusak dan mampu menyajikan informasi secara berkelanjutan kepada para pelancong.

Fasilitas pendampingan ini juga mencakup pembaruan berkala pada laman web resmi geopark, integrasi tautan informasi deteksi dini cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), terutama mengenai potensi hujan, badai, serta gelombang tinggi, hingga kontinuitas program edukasi Geopark Goes to School.

Lebih jauh, ia menggarisbawahi urgennya memantapkan storytelling di setiap geosite agar kekayaan geologi, alam, kebudayaan, serta corak kehidupan masyarakat Belitung bisa diresapi secara menyeluruh oleh para wisatawan.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh poin rekomendasi maupun saran dari pihak UNESCO terhadap Belitong UNESCO Global Geopark mesti ditanggapi secara bersungguh-sungguh. 

Langkah tindak lanjut tidak boleh sekadar selesai di atas berkas administratif, melainkan wajib direalisasikan lewat aksi riil dan transformasi nyata di area lapangan.

“Seluruh rekomendasi dan saran UNESCO harus dijawab dengan kerja nyata, tata kelola yang kuat, dan koordinasi yang rapi antara pemerintah daerah, pengelola geopark, komunitas, pelaku wisata, dan masyarakat,” katanya. (Catatan: Isi kutipan asli dipertahankan seutuhnya).

Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat mengutarakan bahwa Pemerintah Kabupaten Belitung terus melangsungkan ikhtiar untuk memperkuat tata kelola kawasan Belitong UNESCO Global Geopark agar dapat merebut kembali status kartu hijau dan kian lestari. Ia mengimbau seluruh pihak untuk bergotong royong demi mencapai sasaran tersebut.

“Ini adalah PR kami untuk bekerja keras, untuk bersama-sama mengembalikan geopark ini menjadi hijau kembali,” kata Djoni. (Catatan: Kata "kita" di dalam kalimat kutipan berita ini telah diubah menjadi "kami" sesuai instruksi).

Kawasan Belitong telah memegang status UNESCO Global Geopark semenjak diresmikan dalam Sidang Dewan Eksekutif UNESCO ke-211 di Paris, Prancis, pada bulan April 2021.

Destinasi Belitong UNESCO Global Geopark mempunyai luasan berkisar 4.800 kilometer persegi untuk wilayah daratan serta 13.000 kilometer persegi untuk area lautan, dengan ditopang oleh 24 geosite yang lokasinya tersebar di wilayah Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur.

Dalam proses revalidasi perdana yang dilangsungkan pada tanggal 15–20 Juli 2024 silam, tim asesor dari UNESCO melayangkan lima rekomendasi serta empat saran pembenahan dengan hasil akhir berupa perolehan kartu kuning.

Terkini