Lolos Perempat Final Wimbledon, Aldila Nilai Permainan Makin Solid

Senin, 06 Juli 2026 | 02:45:02 WIB
Tekuk Unggulan Kedelapan, Aldila/Andreozzi Melaju di Wimbledon [FOTO: NET].

JAKARTA - Petenis putri Indonesia Aldila Sutjiadi menganggap performanya bersama petenis Argentina, Guido Andreozzi, kian padu usai dipastikan melangkah ke babak perempat final ganda campuran Wimbledon 2026.

Aldila menyebutkan bahwa kunci kemenangan atas duet unggulan kedelapan Jackson Tracy (Amerika Serikat)/Anna Danilina (Kazakhstan) di babak 16 besar adalah adanya peningkatan performa jika dibandingkan dengan laga sebelumnya.

"Untuk match kedua ini sebenarnya kami bermain lebih baik daripada match pertama. Guido juga kelihatan bermain lebih tenang dan lebih baik. Chemistry kami setiap match semakin bagus," kata Aldila dikutip dari SPOT TV, Senin.

Pasangan Aldila/Andreozzi mengunci tempat di babak delapan besar lewat kemenangan tipis 7-6(6), 5-7, 6-3 pada laga babak kedua yang digelar di All England Club, London, Minggu (5/7).

Pertandingan di babak 16 besar tersebut berjalan sengit sejak menit awal, di mana kedua pasangan sanggup mengamankan servis masing-masing pada set pertama hingga skor sama kuat 6-6. Duet Aldila/Andreozzi selanjutnya memenangi tie-break dengan skor 8-6 demi merebut set pembuka.

Aldila membeberkan bahwa mereka sempat berada di posisi yang menguntungkan dalam fase tie-break sebelum akhirnya sukses mengunci kemenangan di set pertama.

"Dari set pertama memang kami hold serve terus sampai 6-6. Di tie-break kami sempat unggul 3-1 dan 6-4, lalu akhirnya bisa mendapatkan set pertama dengan baik," ujarnya.

Arah angin sempat berubah pada set kedua saat pasangan Tracy/Danilina mengonversi satu-satunya kesempatan break demi memenangi set tersebut dengan skor 7-5. Aldila mengakui bahwa mereka melewatkan peluang untuk mematahkan servis lawan ketika memimpin 15-40 di kedudukan 4-3.

"Di set kedua kami ada kesempatan untuk break di 4-3, tapi tidak bisa memanfaatkan. Akhirnya di 5-5 saya yang kena break dan kami kalah 5-7 di set kedua," kata Aldila.

Kendati harus kehilangan set kedua, Aldila menyebut bahwa mereka tetap menerapkan strategi permainan yang menyerang pada set penentuan. Hasilnya, sebuah break pada gim ketujuh mengantarkan mereka memimpin 4-3 sebelum akhirnya menyudahi laga dengan keunggulan 6-3.

"Pertandingannya bisa dibilang 50-50 karena memang susah untuk break servis lawan. Untungnya kami bermain sangat baik di return game saat set ketiga, pas unggul 4-3," ujarnya.

Secara statistik pertandingan, Aldila/Andreozzi berhasil meraih 81 persen poin lewat servis pertama mereka, atau setara dengan 56 dari total 69 poin. Mereka pun mengoleksi total 103 poin sepanjang laga, lebih unggul dari Tracy/Danilina yang mencatatkan 92 poin.

Duet Indonesia-Argentina tersebut juga bermain dengan lebih minim kesalahan karena hanya melakukan tiga unforced error, sementara kubu lawan membuat 12 unforced error. Adapun kedua pasangan tercatat sama-sama melayangkan sembilan pukulan winner.

Aldila menegaskan bahwa dirinya bersama Andreozzi bakal mempertahankan keunggulan permainan mereka sembari mematangkan taktik guna menghadapi calon lawan di fase berikutnya.

"Pastinya kami akan terus bermain sesuai dengan kelebihan dan kekuatan kami. Kami akan menyesuaikan dengan siapa lawan berikutnya. Semoga kami bisa bermain seperti di match kedua ini atau bahkan lebih baik lagi karena hari ini kami cukup solid," kata Aldila.

Di babak perempat final nanti, pasangan Aldila/Andreozzi dijadwalkan bertarung melawan duet Australia Marc Polmans/Storm Hunter yang melaju usai menumbangkan unggulan teratas Andrea Vavassori/Sara Errani asal Italia dengan skor 6-3, 6-7(7), 6-2.

Terkini