Hukuman Balogun Ditangguhkan, Belgia Layangkan Protes ke FIFA

Senin, 06 Juli 2026 | 03:45:31 WIB
Belgia Protes FIFA Usai Hukuman Folarin Balogun Ditangguhkan [FOTO: NET].

JAKARTA - Asosiasi Sepak Bola Belgia (RBFA) mengajukan keberatan resmi atas ketetapan Komite Disiplin FIFA yang menangguhkan sanksi larangan tampil dalam satu laga untuk striker Amerika Serikat (AS), Folarin Balogun. 

Berkat adanya ketetapan tersebut, Balogun dipastikan tetap dapat diturunkan ketika tim tuan rumah bersua Belgia dalam fase 16 besar Piala Dunia 2026 yang akan dihelat di Stadion Lumen Field, Seattle, pada Selasa (7/7/2026).

"RBFA terkejut dengan keputusan FIFA yang menyatakan pemain Amerika Serikat, Folarin Balogun memenuhi syarat untuk tampil pada pertandingan Amerika Serikat melawan Belgia pada Senin, 6 Juli pukul 17.00 waktu Seattle," demikian pernyataan federasi melalui situs resmi pada Senin.

Pihak RBFA menganggap ketetapan FIFA tersebut tidak sejalan dengan Pasal 66.4 Kode Disiplin FIFA, yang menerangkan secara gamblang bahwa ganjaran kartu merah secara otomatis berkonsekuensi pada sanksi larangan bertanding sebanyak satu kali. 

Berdasarkan argumen federasi itu, regulasi tersebut selama ini telah diimplementasikan secara ajek bagi tiap-tiap kartu merah yang dikeluarkan sepanjang bergulirnya turnamen Piala Dunia 2026.

Di samping itu, RBFA turut mendakwa FIFA telah mengesampingkan Pasal 10.5 Regulasi Kompetisi Piala Dunia 2026. 

Di dalam butir aturan itu dipaparkan bahwa pesepak bola maupun perangkat tim yang dihadiahi kartu merah secara langsung ataupun akibat akumulasi dua kartu kuning secara otomatis wajib melewati sanksi skorsing pada laga selanjutnya. Pihak FIFA pun mengantongi hak penuh untuk menjatuhkan hukuman ekstra bila memang diperlukan.

Pada sisi yang berbeda, FIFA melandasi ketetapannya dengan merujuk Pasal 27 Kode Disiplin FIFA. Klausul aturan ini menyebutkan bahwa Komite Disiplin FIFA memiliki otoritas untuk mengambil langkah penangguhan terhadap implementasi sanksi disiplin yang sudah diputuskan sebelumnya.

Pihak RBFA menekankan bahwa poin ketentuan itu senantiasa diinformasikan dalam tiap agenda pertemuan koordinasi menjelang laga dan ikut dilampirkan ke dalam seluruh modul lokakarya resmi Piala Dunia 2026.

Buntut dari hadirnya keputusan tersebut, RBFA mengumumkan bahwa mereka kini tengah mematangkan analisis terhadap segala opsi tindakan yang mungkin bisa dijalankan ke depan.

"Untuk melindungi hak-hak sah seluruh tim peserta dan menjaga prinsip dasar fair play dalam olahraga ini, baik pada Piala Dunia kali ini maupun edisi-edisi berikutnya, RBFA sedang menyelidiki seluruh opsi yang tersedia," tulis federasi tersebut.

Sebagai informasi, Balogun sebelumnya dijatuhi sanksi larangan bermain menyusul kartu merah langsung yang diterimanya tatkala armada asuhan Mauricio Pochettino membungkus kemenangan 2-0 atas Bosnia-Herzegovina di putaran 32 besar. 

Eks penyerang Arsenal itu dipaksa keluar lapangan oleh sang pengadil pada menit ke-64 setelah didakwa melakukan pelanggaran keras terhadap pemain belakang Bosnia-Herzegovina, Tarik Muharemovic.

Terkini