Mazda Bakal Rilis Sedan Listrik EZ-6 Kolaborasi Changan di RI

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:47:31 WIB
Mazda EZ-6 Siap Masuk Indonesia Gunakan Platform Milik Changan [FOTO: NET].

JAKARTA – PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) memberikan kepastian bakal meluncurkan lini kendaraan listrik murni teranyar dari Mazda untuk pasar otomotif tanah air dalam waktu dekat. Varian yang dimaksud yakni Mazda EZ-6, sebuah sedan bertenaga listrik yang dikembangkan lewat skema kolaborasi perusahaan patungan (joint venture) bersama pihak Changan.

Merespons cetak biru tersebut, PT Changan Automobile Indonesia memilih untuk tidak melayangkan tanggapan atau komentar apa pun sehubungan dengan langkah taktis yang tengah dirancang oleh pabrikan lain.

Head of Marketing Changan Indonesia Ridjal Mulyadi memaparkan, pihaknya memegang sikap untuk menghargai setiap keputusan dari masing-masing agen pemegang merek.

"Kami tidak bisa mengomentari merek lain," kata Ridjal saat ditemui di Sukabumi, Selasa (7/7/2026).

Belum Berencana Membawa Sedan Listrik

Ketika dicecar pertanyaan mengenai kemungkinan apakah pihak Changan juga memendam niat untuk memboyong varian sedan listrik yang serupa menuju Indonesia, Ridjal masih enggan memberikan kepastian secara mendetail.

Menurut pandangannya, fokus internal perusahaan saat ini masih tercurah penuh pada pengenalan barisan lini produk yang sudah resmi diniagakan di pasar Indonesia.

"Kami pelan-pelan, karena dalam waktu enam bulan ini kami sudah mengeluarkan Lumin dan produk lainnya," ujar Ridjal.

Saat ini korporasi Changan memang tengah gencar memperbanyak portofolio produknya di pasar Indonesia. Pasca-meluncurkan model Lumin serta Deepal S07, pabrikan tersebut kini juga tengah bersiap-siap untuk segera merilis varian Deepal S05 dalam waktu dekat.

Mazda EZ-6 Gunakan Basis Changan

Sebelumnya, Chief Operating Officer (COO) PT Eurokars Motor Indonesia sekaligus menjabat Presiden Direktur Mazda Indonesia Ricky Thio memberikan konfirmasi bahwa Mazda EZ-6 diproyeksikan menjadi produk kendaraan listrik Mazda berikutnya yang akan diperdagangkan di Indonesia.

"Kami akan membawa kami punya EV (Electric Vehicle) yang dirakit Changan, itu betul. Memang kami akan segera masukkan yang itu," kata Ricky di Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).

Kompas.com pun sempat mengamati secara langsung wujud fisik Mazda EZ-6 sewaktu dipajang di area Changan Global R&D Center yang terletak di Chongqing, China. Kemunculan model ini bukan bergulir tanpa dasar. 

Varian EZ-6 memang didesain lewat rahim perusahaan patungan Changan-Mazda serta mengadopsi basis arsitektur platform EPA1 kepunyaan Changan, yang mana platform tersebut juga menjadi basis utama dari sedan listrik model Deepal L07.

Walau berbagi platform teknis yang sama, kubu Mazda tetap menyuntikkan karakter khas mereka melalui pengaplikasian bahasa estetika Kodo Design, yang nampak menonjol pada sektor gril dengan model tertutup serta aksen lampu utama depan yang berdesain pipih.

Secara kalkulasi dimensi fisik, Mazda EZ-6 memiliki bentang panjang 4.921 mm, lebar 1.890 mm, tinggi 1.485 mm, serta jarak antar-sumbu roda (wheelbase) sepanjang 2.895 mm. 

Varian mobil ini diposisikan pada ceruk segmen sedan listrik berukuran menengah yang nantinya bakal melengkapi portofolio lini elektrifikasi dari Mazda di jagat otomotif Indonesia.

Terkini