PPFI Dorong Regulasi Perfilman Adaptif demi Industri Nasional

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:58:22 WIB
PPFI Desak Regulasi Adaptif guna Dukung Pertumbuhan Film Lokal [FOTO: NET].

JAKARTA - Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI) mengupayakan implementasi aturan perfilman yang lebih fleksibel dan kebijakan yang mampu menyokong perkembangan serta kemajuan industri sinema dalam negeri.

Melalui rilis persnya pada Kamis, PPFI mengungkapkan bahwa sektor perfilman nasional kini tengah melangkah ke fase baru sehingga memerlukan aturan yang lebih responsif terhadap dinamika teknologi, sistem distribusi, model pendanaan, hingga kompetisi di kancah global.

Ketua Umum PPFI Deddy Mizwar mengutarakan bahwa PPFI yang kini telah mencapai usia ke-70 tahun mesti mengawal kebijakan yang mampu merangsang pertumbuhan industri sinema nasional secara sehat.

"Para pendiri meletakkan fondasi yang kuat bagi perfilman Indonesia. Tugas kami hari ini melanjutkan perjuangan itu dengan menghadirkan kebijakan yang mampu membuat industri film Indonesia tumbuh sehat, kompetitif, dan memiliki posisi yang sejajar di tingkat dunia," ia menjelaskan.

PPFI bertekad menjadikan momentum hari jadi ke-70 asosiasi ini sebagai tonggak gerakan baru guna memperkokoh kedudukan film tanah air sebagai representasi kebudayaan bangsa sekaligus bagian dari sektor kreatif yang mampu bertaji di tingkat global.

PPFI berkomitmen erat dalam mempererat sinergi antarseluruh elemen industri, mengawal pembenahan aturan perfilman, mendongkrak profesionalitas rumah produksi, serta memperlebar jangkauan film tanah air di kancah internasional.

Baca juga: Pemerintah godok regulasi filtrasi konten di OTT video streaming

Sekretaris Jenderal PPFI Zairin Zain menuturkan bahwa iklim film tanah air membutuhkan sebuah ekosistem yang menjamin keamanan dalam berbisnis sekaligus menyediakan wadah berkembang bagi karya-karya lokal.

"Kini saatnya seluruh pemangku kepentingan bersama-sama membangun regulasi dan kebijakan yang memberikan perlindungan, kepastian, dan kesempatan yang adil bagi perusahaan film nasional," katanya.

"PPFI siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan tujuan tersebut," ia menambahkan.

PPFI telah menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan 2026 yang dirangkai dengan perayaan Syukuran 70 Tahun PPFI bertempat di Pusat Perfilman H. Usmar Ismail, Jakarta.

Pertemuan tahunan tersebut melahirkan sejumlah kesepakatan, di antaranya langkah akselerasi peninjauan kembali Undang-Undang Perfilman, penguatan peran rumah produksi lokal di dalam ekosistem industri, perluasan jalur pendanaan, penguatan proteksi hak kekayaan intelektual, hingga peningkatan kolaborasi berskala internasional.

Di samping itu, jajaran pengurus turut memaparkan berbagai pencapaian asosiasi dalam merajut kemitraan, menginisiasi pembentukan Forum Produser Film Indonesia, hingga menyelenggarakan Indonesia Oscar Selection Committee (IOSC) guna menjaring karya sinema terbaik tanah air untuk dikirim ke ajang International Feature Film Academy Awards.

Terkini