KRL

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Februari 2026, Solusi Transportasi Cepat dan Nyaman

Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Februari 2026, Solusi Transportasi Cepat dan Nyaman
Jadwal Lengkap KRL Solo–Jogja Februari 2026, Solusi Transportasi Cepat dan Nyaman

JAKARTA - KRL Solo–Jogja kembali melayani masyarakat sejak pagi hingga malam pada Senin, 2 Februari 2026. Kereta rel listrik ini menjadi andalan perjalanan antarkota karena waktu tempuh singkat dan tarif terjangkau.

Rute KRL diawali dari Stasiun Palur dan melintasi Kota Solo, Kabupaten Klaten, hingga berakhir di Stasiun Tugu Yogyakarta. Jalur ini menghubungkan pusat pendidikan, ekonomi, dan destinasi pariwisata, menjadikannya koridor transportasi publik tersibuk di wilayah selatan Jawa Tengah.

Kemudahan Akses dan Tarif Terjangkau

Dengan tarif flat Rp8.000 per perjalanan, KRL Solo–Jogja menawarkan moda transportasi massal yang ramah lingkungan. Layanan ini juga membantu mengurangi ketergantungan kendaraan pribadi di jalur Solo–Yogyakarta yang kerap padat.

Akses ke stasiun dibuat mudah bagi semua lapisan masyarakat. Penumpang dapat membeli tiket di loket atau menggunakan aplikasi resmi yang tersedia untuk mempermudah perjalanan.

Jadwal Keberangkatan KRL Lengkap

Dari Stasiun Palur, KRL berangkat pukul 05.00, 06.05, 07.15, 08.56, 10.40, 12.50, 13.43, 15.35, 16.35, 18.05, 19.45, dan 20.42 WIB. Jadwal yang merata sepanjang hari memberikan fleksibilitas bagi pekerja, pelajar, dan wisatawan.

Keberangkatan dari Stasiun Jebres berada pada pukul 05.06, 06.11, 07.21, 09.02, 10.46, 12.56, 13.49, 15.41, 16.41, 18.11, 19.51, dan 20.48 WIB. Rangkaian waktu ini membantu masyarakat menyesuaikan perjalanan dengan aktivitas harian mereka.

Dari Stasiun Solo Balapan, kereta berangkat pukul 05.13, 06.18, 07.27, 09.08, 10.52, 13.03, 13.55, 15.48, 16.47, 18.19, 20.01, dan 20.54 WIB. Pola keberangkatan ini memastikan ketersediaan layanan sepanjang hari untuk berbagai kebutuhan penumpang.

Keberangkatan dari Stasiun Purwosari berada pada pukul 05.18, 06.23, 07.32, 10.57, 11.24, 14.00, 15.53, 16.52, 18.24, 20.06, dan 20.59 WIB. Waktu yang teratur ini memberikan kenyamanan bagi pengguna yang mengandalkan KRL untuk aktivitas rutin.

Dari Stasiun Ceper, jadwal keberangkatan KRL pukul 05.39, 06.44, 07.53, 09.46, 11.17, 13.29, 14.20, 16.14, 17.12, 18.44, 20.27, dan 21.19 WIB. Hal ini memastikan rute tetap aman dan lancar bagi penumpang yang menggunakan kereta di jam sibuk maupun sepi.

Keberangkatan dari Stasiun Klaten tercatat pukul 05.48, 06.53, 08.02, 09.55, 11.26, 13.38, 14.29, 16.23, 17.21, 18.53, 20.36, dan 21.28 WIB. Penjadwalan merata ini mendukung mobilitas masyarakat sepanjang hari tanpa harus menunggu terlalu lama.

Tiba di Stasiun Tugu Yogyakarta, KA dijadwalkan pukul 06.23, 07.29, 08.39, 10.27, 11.59, 14.12, 15.06, 16.56, 17.55, 19.25, 21.09, dan 22.01 WIB. Jadwal kedatangan yang konsisten membantu masyarakat merencanakan aktivitas mereka dengan lebih efisien.

Manfaat KRL bagi Mobilitas Harian

KRL Solo–Jogja mendukung mobilitas pekerja, pelajar, dan wisatawan dengan cara yang efisien. Penumpang dapat menyesuaikan perjalanan sesuai jadwal kerja atau kuliah tanpa khawatir terjebak kemacetan.

Selain itu, penggunaan KRL membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan raya. Dampak positif ini juga mendukung lingkungan lebih bersih karena emisi kendaraan pribadi berkurang.

KRL ini menawarkan kenyamanan selama perjalanan, dengan kursi yang lega dan ruang yang cukup bagi penumpang. Fasilitas yang terjaga membuat kereta tetap diminati meskipun di jam sibuk.

Layanan ini juga menjadi solusi transportasi yang aman bagi masyarakat yang rutin melakukan perjalanan antarwilayah. Dengan sistem rel yang tertata, risiko kecelakaan lebih rendah dibandingkan transportasi darat.

Pengoperasian KRL sepanjang hari memberikan fleksibilitas maksimal bagi pengguna. Penumpang bisa memilih jadwal keberangkatan yang paling sesuai dengan kebutuhan aktivitas harian mereka.

Transportasi berbasis rel ini juga memperkuat integrasi kawasan ekonomi dan pendidikan di Solo–Yogyakarta. Akses cepat ke pusat pendidikan dan pusat bisnis memudahkan kegiatan belajar dan bekerja bagi masyarakat.

KRL Solo–Jogja juga mendukung pariwisata di sepanjang rute. Penumpang bisa mengunjungi destinasi wisata lokal tanpa harus khawatir masalah transportasi atau kemacetan jalan.

Tingkat kepuasan penumpang tetap tinggi berkat ketepatan waktu dan layanan ramah. Hal ini mendorong masyarakat untuk menjadikan KRL sebagai moda transportasi harian utama.

Layanan ini menjadi contoh transportasi publik yang efisien dan berkelanjutan. Dengan tarif yang terjangkau, masyarakat dari berbagai kalangan tetap dapat memanfaatkan KRL untuk perjalanan rutin.

Keberadaan KRL juga membantu menyeimbangkan mobilitas kota dan kabupaten di jalur Solo–Yogyakarta. Transportasi rel ini menjadi solusi bagi kebutuhan harian masyarakat yang mengandalkan kecepatan dan kenyamanan.

Selain itu, kereta ini memberi alternatif bagi masyarakat yang tidak memiliki kendaraan pribadi. Hal ini membuat KRL menjadi moda transportasi inklusif untuk semua lapisan masyarakat.

Operasional KRL yang rutin dan tepat waktu juga mendukung produktivitas masyarakat. Penumpang dapat merencanakan kegiatan harian secara efektif tanpa terganggu oleh kendala transportasi.

KRL Solo–Jogja terus menjadi andalan transportasi rel di Jawa Tengah. Keandalan, kenyamanan, dan harga yang bersahabat membuatnya tetap diminati oleh masyarakat luas.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index