Harga TBS Sawit Sumsel Awal Juni 2026 Tembus Rp3.592 per Kg

Harga TBS Sawit Sumsel Awal Juni 2026 Tembus Rp3.592 per Kg
Harga TBS kelapa sawit di Sumatra Selatan [FOTO : NET].

JAKARTA — Nilai jual tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Sumatra Selatan tetap kokoh di posisi tinggi pada periode I Juni 2026, disokong oleh harga crude palm oil (CPO) yang menyentuh Rp14.072,79 per kilogram (kg).

Merujuk pada data penetapan Tim Penetapan Harga TBS Sumatra Selatan yang berlaku sepanjang 1–15 Juni 2026, nilai TBS paling tinggi didapati pada tanaman berumur 22 tahun yakni senilai Rp3.592,07 per kg.

 Sementara, harga TBS untuk tanaman berumur 21 tahun dipatok Rp3.580,70 per kg. Untuk kelompok usia tanaman 10–20 tahun dihargai Rp3.589,30 per kg. Di sisi lain, nilai paling rendah dijumpai pada tanaman berumur tiga tahun yaitu senilai Rp3.008,70 per kg.

Dalam keputusan tersebut, harga rata-rata CPO dipatok senilai Rp14.072,79 per kg, sedangkan harga inti sawit (kernel) berada di angka Rp13.454,91 per kg. Indeks K diputuskan sebesar 93%, dengan nilai cangkang Rp18,88 per kg.

Walaupun harga TBS dari keputusan pemerintah terhitung tinggi, Dinas Perkebunan (Disbun) Sumatra Selatan mencermati masih menganga lebar ketimpangan harga yang diperoleh para petani sawit swadaya di lapangan.

Melalui surat resmi Nomor 525/931-VI.3/BUN pada tanggal 3 Juni 2026, Disbun Sumsel mengimbau jajaran pemerintah kabupaten dan kota untuk mempercepat penguatan tata niaga berikut hubungan kemitraan petani sawit swadaya dengan pabrik kelapa sawit (PKS).

Plt Kepala Dinas Perkebunan Sumsel M. Ichwansyah memaparkan data monitoring sepanjang Mei 2026 memperlihatkan selisih harga yang amat mencolok antara petani yang sudah menjalin kemitraan dengan PKS dan petani swadaya tanpa kemitraan.

“Harga Kemitraan (Penetapan Tim Disbun) berada dalam kondisi yang sangat stabil dan menyejahterakan pada kisaran Rp3.864,31 sampai Rp3.898,14 per Kg. Sebaliknya, harga di tingkat swadaya non-kemitraan mengalami fluktuasi yang sangat ekstrem, bahkan sempat anjlok hingga menyentuh titik terendah pada angka Rp2.554 per kg,” ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (11/6/2026).

Guna memangkas disparitas harga tersebut, Disbun Sumsel meminta dinas perkebunan tingkat kabupaten/kota untuk melakukan pendataan serta pemetaan lahan sawit swadaya agar para petani bisa dibantu untuk masuk dalam wadah resmi seperti kelompok tani, gabungan kelompok tani, ataupun koperasi.

Pemerintah daerah pun diharapkan ikut mengawal penyusunan perjanjian kerja sama (PKS) kemitraan antara organisasi petani dengan pabrik kelapa sawit terdekat untuk menjamin penyerapan TBS sejalan dengan harga ketetapan pemerintah.

“Langkah percepatan kemitraan tersebut diperlukan untuk mewujudkan tata niaga sawit yang lebih adil, berkelanjutan, dan sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra,” jelasnya.

Berikut adalah daftar lengkap harga TBS periode I Juni 2026 mengacu pada umur tanaman: 3 tahun: Rp3.008,70/kg 4 tahun: Rp3.103,32/kg 5 tahun: Rp3.235,35/kg 6 tahun: Rp3.267,17/kg 7 tahun: Rp3.262,97/kg 8 tahun: Rp3.386,46/kg 9 tahun: Rp3.458,19/kg 10–20 tahun: Rp3.589,30/kg 21 tahun: Rp3.580,70/kg 22 tahun: Rp3.592,07/kg 23 tahun: Rp3.567,26/kg 24 tahun: Rp3.468,87/kg 25 tahun: Rp3.483,37/kg 26 tahun: Rp3.421,91/kg 27 tahun: Rp3.371,83/kg 28 tahun: Rp3.315,33/kg 29 tahun: Rp3.253,53/kg 30 tahun: Rp3.186,61/kg

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index