Ketua BTN: Kesampingkan Rivalitas Klub Saat Dukung Timnas Indonesia

Ketua BTN: Kesampingkan Rivalitas Klub Saat Dukung Timnas Indonesia
Ketua BTN, Sumardji, [FOTO ; NET].

JAKARTA - Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, memberikan imbauan kepada seluruh pendukung agar menanggalkan ego rivalitas antarklub demi memberikan dukungan penuh bagi Timnas Indonesia.

Insiden kurang menyenangkan baru saja dialami oleh pilar Timnas Indonesia, Beckham Putra, usai pertandingan melawan Timnas Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Selasa (9/6/2026).

Seusai laga yang dimenangkan skuad Garuda dengan skor 1-0 itu, pemain Persib Bandung tersebut terpantau sempat terlibat perdebatan dengan sejumlah oknum suporter saat dirinya berkeliling menyapa penonton.

Diduga, oknum tersebut melontarkan kata-kata kasar kepada pemain berusia 24 tahun itu, yang kemudian memicu emosinya. Melihat rekannya tersulut, Kevin Diks segera bertindak melerai agar perselisihan tidak melebar.

Pemain Borussia Moenchengladbach tersebut bahkan secara langsung meminta para penonton agar berhenti memprovokasi pemain Timnas Indonesia.

Menanggapi insiden tersebut, Ketua BTN Sumardji berharap suporter dapat bersatu saat mengawal perjuangan Timnas Indonesia dengan melupakan rivalitas klub untuk sementara waktu.

"Ketika pemain sudah berada di Timnas Indonesia, yang harus dikedepankan adalah persatuan dan dukungan penuh kepada tim," kata Sumardji dalam keterangan resmi, Rabu (10/6/2026).

Ia menyerukan agar rivalitas klub ditinggalkan sejenak, mengingat perjuangan yang sedang dilakukan skuad Garuda membawa nama baik bangsa dan negara.

"Kalau sudah berbicara Timnas Indonesia, tidak ada lagi klub-klub lainnya. Yang ada adalah Indonesia," tambah pria yang juga duduk di Komite Eksekutif (Exco) PSSI itu.

Ia menekankan bahwa seluruh suporter perlu bersatu dalam memberikan dukungan agar para pemain bisa fokus serta berjuang optimal untuk mengharumkan nama bangsa.

Siap beri hukuman tegas

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, memastikan akan menindak tegas para pelaku intimidasi terhadap Beckham Putra. Pihak federasi kini tengah berkoordinasi dengan panitia penyelenggara untuk menelusuri kejadian tersebut menggunakan rekaman CCTV di area stadion.

Rekaman video itu akan dimanfaatkan untuk mengidentifikasi sosok yang melontarkan ujaran kebencian kepada Beckham.

"Saya akan meminta panitia untuk menelusuri kejadian tersebut melalui rekaman CCTV maupun kamera yang ada, guna mengidentifikasi orang atau suporter yang melakukan makian maupun hujatan kepada pemain," ujar Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi.

PSSI melalui Yunus memberikan peringatan keras berupa ancaman blacklist bagi pelaku agar tidak dapat menyaksikan langsung pertandingan Timnas Indonesia di masa mendatang.

"Saya akan mengusulkan agar suporter yang tidak memberikan dukungan yang baik kepada Timnas Indonesia dikenakan sanksi larangan menonton langsung pertandingan Timnas Indonesia pada masa mendatang," tutur Yunus.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index