Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Jumat 12 Juni 2026

Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Jumat 12 Juni 2026
Rupiah diperkirakan bergerak fluktuatif [FOTO : NET].

JAKARTA - Nilai tukar mata uang garuda terhadap dolar AS diproyeksikan akan bergerak fluktuatif namun memiliki risiko ditutup terdepresiasi pada kisaran Rp17.900 hingga Rp18.100 pada sesi perdagangan hari ini, Jumat (12/6/2026).

Mengacu pada data dari TradingView, pada penutupan sesi perdagangan Kamis (11/6), mata uang rupiah tercatat berakhir melemah 0,11% menuju posisi Rp17.985 per dolar AS. 

Penurunan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tersebut berjalan searah dengan pelemahan sebagian besar mata uang di kawasan Asia lainnya.

 Kondisi ini terlihat dari nilai yuan China yang melemah 0,04% terhadap dolar AS, diikuti koreksi won Korea sebesar 0,50%, depresiasi dolar Singapura 0,07%, penurunan dolar Taiwan terhadap dolar AS 0,03%, serta pelemahan rupee India sebesar 0,49%.

Keadaan tertekan di hadapan dolar AS juga dialami oleh baht Thailand yang menyusut 0,01% dan ringgit Malaysia yang jatuh 9,00%. 

Sebaliknya, mata uang peso Filipina terpantau mengalami penguatan tipis sebesar 0,01% terhadap dolar AS. Sementara itu, posisi dolar Hong Kong dan yen Jepang terpantau bergerak stagnan terhadap dolar AS.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, berpendapat bahwa penutupan rupiah yang melemah dipicu oleh tekanan dari penguatan dolar AS seiring naiknya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

 Keadaan ini kian diperberat oleh adanya sentimen risk-off di pasar modal dalam negeri serta fenomena aliran modal asing yang keluar (outflow), yang turut memberikan beban terhadap rupiah. Dari sisi indikator ekonomi domestik, capaian penjualan ritel yang mengalami penurunan sebesar 3,7% semakin memberikan tekanan bagi pasar.

Lukman memproyeksikan bahwa pada jalannya transaksi hari Jumat, rupiah berpotensi tertekan oleh dolar AS yang berpeluang kembali menguat sejalan dengan langkah antisipasi para pemodal terhadap rilis data inflasi di AS. 

Angka inflasi di tingkat produsen AS diprediksi juga akan mengalami kenaikan. Secara umum, ia menambahkan, sentimen di pasar global masih bergerak fluktuatif dalam menyikapi dinamika yang terjadi di Timur Tengah.

"Rupiah akan bergerak di kisaran Rp17.900-Rp18.100 pada besok Jumat [12/6/2026]," ujarnya, Kamis (11/6/2026).

Pukul 15:17 WIB: Rupiah Berakhir Menguat ke Posisi Rp17.860

Pada akhir perdagangan, rupiah berbalik ditutup menguat sebesar 0,71% atau naik 128,5 poin ke level Rp17.860 per dolar AS. 

Pada waktu yang bersamaan, pergerakan indeks dolar AS terpantau mengalami pelemahan sebesar 0,06% menuju posisi 99,80.

Pukul 11:10 WIB: Rupiah Menguat hingga Menyentuh Rp17.914 per Dolar AS

Pada pukul 11.11 WIB, mata uang rupiah berhasil bertahan di area positif dengan mencatatkan penguatan sebesar 0,41% atau naik 74,5 poin menuju posisi Rp17.914 per dolar AS. Di saat yang sama, posisi indeks dolar AS terpantau mengalami penurunan 0,09% ke level 99,77.

Pukul 09:05 WIB: Rupiah Dibuka Menguat pada Level Rp17.932,50

Rupiah mengawali perdagangan dengan dibuka menguat sebesar 0,31% atau bertambah 56 poin ke posisi Rp17.932,50 per dolar AS pada pukul 09.05 WIB. Pada momen yang sama, pergerakan indeks dolar AS terpantau melemah 0,02% menuju angka 99,84.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index