JAKARTA - Asthara Group kembali melanjutkan roda pengembangan di dalam kawasan Asthara Skyfront City. Langkah paling baru dari pengembang ini adalah meluncurkan The Floritz Gallery, sebuah destinasi komersial perdana yang berfungsi sebagai gerbang utama sekaligus wajah dari Super Cluster The Floritz.
The Floritz Gallery sendiri didesain menjadi kawasan komersial terpadu yang memadukan sektor bisnis, gaya hidup, serta komunitas dalam sebuah ekosistem terintegrasi yang diproyeksikan sebagai pusat aktivitas baru.
CEO Asthara Skyfront City, Supardi Ang, memaparkan bahwa The Floritz Gallery hadir sebagai titik interaksi bisnis dan gaya hidup yang menjanjikan peluang investasi berkelanjutan, selaras dengan meningkatnya permintaan ruang usaha di wilayah tersebut.
“Seiring dengan pertumbuhan komunitas di Asthara Skyfront City, kami percaya kebutuhan akan ruang usaha modern akan terus meningkat dan menjadi bagian penting dari perkembangan kawasan," kata Supardi Ang dalam pernyataan resminya, Jumat (12/6/2026).
Kawasan komersial ini ditopang oleh keberadaan Super Cluster The Floritz yang merangkum empat klaster hunian dengan total lebih dari 1.000 unit rumah, sehingga membentuk basis komunitas besar yang potensial sebagai pengunjung dan konsumen.
The Floritz Gallery turut dilengkapi dengan fasilitas pedestrian plaza selebar kurang lebih 8 meter, area hijau, jalur khusus sepeda, slow lane, serta ruang parkir.
Penataan ini bertujuan menciptakan lingkungan yang nyaman bagi pejalan kaki sekaligus menyokong aktivitas sosial masyarakat dan gaya hidup modern.
Pada peluncuran tahap pertama, Supardi menjelaskan bahwa Asthara Skyfront City menawarkan sebanyak 40 unit The Floritz Gallery.
Unit-unit ini terbagi ke dalam dua tipe premium, yakni Gallery Prime dan Gallery Signature, yang memiliki variasi luas bangunan mulai dari 162 hingga 265 meter persegi (m2).
Fleksibilitas rancangan pada tiap unitnya mempermudah bermacam konsep usaha untuk berkembang secara maksimal, mencakup restoran, kafe, gerai ritel, klinik kesehatan, pusat kecantikan & kebugaran, kantor profesional, hingga beragam jenis layanan jasa modern lainnya.
Melalui penerapan arsitektur kontemporer yang mengadaptasi konsep double-height ceiling volume dan triple-key, masing-masing unit dirancang demi menciptakan ruang usaha yang berkesan lebih lapang, elegan, serta berkelas.
Konsep inovatif ini memberikan ruang fleksibilitas yang lebih luas bagi para pemilik dalam mengemas model bisnis sesuai kebutuhan mereka.
Guna semakin meningkatkan daya tarik wilayah tersebut, The Floritz Gallery nantinya juga disokong oleh kehadiran empat anchor tenant yang akan bertindak selaku penggerak utama roda aktivitas komersial sekaligus mendongkrak trafik kunjungan.
Kedatangan tenant-tenant utama ini diharapkan mampu menghidupkan ekosistem bisnis yang dinamis serta mendongkrak nilai investasi dalam jangka panjang.
“Dalam rangka peluncuran perdana, Asthara Skyfront City juga menghadirkan berbagai program dan penawaran eksklusif bagi para investor maupun pelaku usaha yang ingin menjadi bagian dari perkembangan kawasan ini.” tutur Supardi memungkasi penjelasan.