JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya RI telah mengadakan pertemuan dengan Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Yoon Soon-gu guna mendiskusikan langkah memperkukuh kolaborasi antara Indonesia dan Republik Korea di sektor ekonomi kreatif.
Dalam agenda tersebut, Teuku Riefky mengutarakan bahwa Republik Indonesia dan Republik Korea mempunyai komitmen serupa dalam mendorong ekonomi kreatif menjadi pilar pertumbuhan ekonomi baru.
"Keberhasilan Korea Selatan melalui gelombang budaya Korea atau Hallyu menjadi inspirasi sekaligus membuka peluang kolaborasi yang semakin luas," katanya sebagaimana dikutip dalam keterangan pers kementerian yang diterima pada Jumat (12/06/2026).
"Dengan semakin kuatnya kemitraan strategis kedua negara, kami melihat peluang besar untuk mendorong co-production, pertukaran talenta, pengembangan gim digital, serta berbagai kerja sama berbasis teknologi yang dapat memberikan manfaat bagi industri kreatif Indonesia dan Korea Selatan," ia menambahkan.
Pertemuan Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya dengan Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Yoon Soon-gu ialah kelanjutan dari pembicaraan Presiden RI Prabowo Subianto bersama Presiden Republik Korea Lee Jae Myung pada 31 Maret 2026.
Menindaklanjuti kesepakatan mengenai kemitraan strategis komprehensif khusus antar-kedua negara, Kementerian Ekonomi Kreatif RI merancang nota kesepahaman baru yang bakal melandasi kerja sama ekonomi kreatif Indonesia dengan Korea Selatan.
Nota kesepahaman tersebut pun bakal mendasari pendirian High-Level Creative Industries Cooperation Committee yang bakal dikomandoi oleh Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia bersama Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Republik Korea.
"Melalui pembentukan High-Level Creative Industries Cooperation Committee, kami berharap berbagai peluang kolaborasi dapat segera diterjemahkan menjadi program-program konkret yang memberikan manfaat bagi pelaku industri kreatif kedua negara," kata Teuku Riefky.
Dalam diskusi bersama Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia, Menteri Ekraf pun mengajak pemerintah serta pelaku industri kreatif Korea Selatan untuk hadir dalam World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Jakarta pada Oktober nanti.
Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Yoon Soon-gu menuturkan bahwa Republik Indonesia dan Republik Korea memiliki banyak potensi untuk mendongkrak kolaborasi di ruang ekonomi kreatif.
"Kami melihat banyak peluang kerja sama dengan Indonesia, mulai dari film, pengembangan konten, pelatihan talenta dan tenaga ahli, hingga pertemuan bisnis secara berkala," katanya. "Kami siap memperkuat kolaborasi agar kemitraan kedua negara dapat menghasilkan manfaat nyata bagi industri kreatif Indonesia dan Korea Selatan," ia menambahkan.