Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mempererat kerja sama dengan Netflix, platform layanan streaming film dan serial, guna merealisasikan visi Jakarta sebagai kota sinema.
"Ini bukan sekadar ambisi, melainkan visi besar agar industri film dan sektor ekonomi kreatif lainnya dapat memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi Jakarta," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (17/6/2026).
Dalam pertemuan bersama Netflix di sela-sela rangkaian Asia Pacific Video Operators Summit (APOS) 2026 di Nusa Dua, Bali, Rabu (17/6/2026), Rano menegaskan bahwa Pemprov DKI siap mendukung kemitraan jangka panjang, baik dalam aspek produksi maupun pengembangan industri perfilman secara menyeluruh.
Menurut dia, sinergi antara Pemprov DKI dan Netflix tidak hanya berfokus pada investasi, tetapi juga bertujuan membuka peluang pengembangan bakat lokal, penciptaan lapangan kerja, penguatan sektor pariwisata, serta berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ke depan, kata dia, terdapat tiga judul film dan serial Netflix yang akan diproduksi di Jakarta.
Selain itu, Pemprov DKI dan Netflix juga tengah merancang program peningkatan sumber daya manusia di bidang perfilman untuk memenuhi kebutuhan industri yang kian berkembang.
Baca juga: DKI Jakarta jajaki kerja sama investasi film dengan Goldfinch
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Andhika Permata optimistis bahwa subsektor film, yang turut menggerakkan sektor musik, fesyen, dan kuliner, akan berkembang pesat seiring peningkatan produksi film internasional di Jakarta.
"Kami meyakini subsektor ekonomi kreatif mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Jakarta sekaligus meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara," ujar Andhika.
Dalam pertemuan tersebut, Director of Public Policy Netflix Asia Pacific Ruben Hattari menuturkan bahwa kekuatan konten lokal berperan krusial dalam memacu pertumbuhan bisnis Netflix.
"Di Indonesia, misalnya, ada 'Gadis Kretek' hingga 'Abadi Nan Jaya' yang sukses secara global melalui Netflix," ungkap Ruben.
Dia berharap dapat menjalin lebih banyak kolaborasi dengan Kota Jakarta, baik dalam hal produksi maupun pengembangan talenta bidang perfilman.
Vice President Netflix Asia Pacific Andrew Ure yang turut hadir dalam pertemuan itu mengungkapkan rasa kagumnya terhadap visi Jakarta sebagai kota sinema.
Ia meyakini bahwa Jakarta memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu lokasi syuting terbaik di Asia Tenggara.