Menggunakan format anyar Piala Dunia 2026 yang mengikutsertakan 48 kontestan, kans untuk lolos sebetulnya jauh lebih terbuka ketimbang gelaran-gelaran terdahulu.
Tunisia Menanti Magis Renard di Tengah Pincangnya ”Samurai Biru” Artikel Kompas.id Di samping dua armada teratas dari tiap-tiap grup, delapan kontestan berpredikat peringkat ketiga terbaik pun berhak melaju menuju babak 32 besar.
Baca juga: Jadwal Piala Dunia Sabtu 20 Juni 2026: 4 Laga Tersaji, Siapa Lebih Diunggulkan? Kendati demikian, delapan armada berikut dipastikan sudah tidak mengantongi kans secara matematis guna meneruskan kiprah mereka di kompetisi:
1. Haiti
Haiti menjelma sebagai skuad perdana yang dipastikan tersisih dari Piala Dunia 2026. Utusan asal Karibia tersebut kehilangan kans melaju usai menelan kekalahan telak 0-3 dari Brasil di pertandingan kedua Grup C.
Baca juga: Belanda Pecahkan Rekor Brasil di Piala Dunia Usai Bantai Swedia Sebelumnya, Haiti pun takluk tipis 0-1 dari Skotlandia di laga pembuka. Secara matematis mereka sebenarnya sempat mengantongi kans menyamai tabungan poin Skotlandia.
Sialnya, regulasi FIFA memakai rekor bentrokan langsung selaku penentu utama andai ada tim dengan koleksi poin serupa.
Baca juga: 3 Tim yang Sudah Pastikan Diri Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026 Lantaran keok dari Skotlandia, Haiti dipastikan mustahil melewati posisi rivalnya tersebut. Asa Haiti kian luluh lantak usai kembali menderita kekalahan pada pertandingan pamungkas hari Kamis (25/6/2026) pagi WIB.
Lenny Joseph nomor punggung 16 dari Haiti menguasai bola selama pertandingan Grup C Piala Dunia FIFA 2026 antara Maroko dan Haiti di Atlanta Stadium pada Kamis (25/6/2026) pagi WIB, di Atlanta, Georgia.
(Kevin C. Cox/GETTY IMAGES NORTH AMERICA via AFP) Mereka menyerah 2-4 dari Maroko dan menyudahi babak grup tanpa meraih satu pun hasil positif. Bagi Haiti, rapor ini memperpanjang penantian mereka guna mengukir prestasi manis di Piala Dunia.
Usai melakoni debut pada 1974, mereka kembali kandas melewati babak grup di penampilan keduanya pada putaran final. Baca juga: 7 Tim yang Sudah Dipastikan Tersingkir dari Piala Dunia 2026
2. Turkiye
Turkiye menjadi skuad kedua yang dipastikan gugur. Pasukan arahan Vincenzo Montella tersebut menderita dua kekalahan beruntun di dua laga awal Grup D. Mereka keok 0-2 dari Australia sebelum kembali tumbang 0-1 oleh Paraguay.
Baca juga: 3 Tim yang Sudah Dipastikan Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Hal yang membikin jalan hidup Turkiye terasa getir ialah dominasi mereka pada beberapa data statistik laga. Di dua laga itu, Turkiye melepaskan total 62 tembakan.
Saat bersua Paraguay saja, mereka membukukan 32 percobaan ke gawang lawan. Sialnya, buruknya penyelesaian akhir membikin mereka gagal melesakkan satu gol pun.
Baca juga: Bertambah, 6 Tim Sudah Pastikan Diri Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026 Capaian kemenangan Turkiye 3-2 atas Amerika Serikat pada Jumat (26/6/2026) pukul 09.00 WIB, nyatanya tidak mengonversi nasib mereka.
Turkiye tetap tidak mungkin melaju lantaran kalah head-to-head dari Australia dan Paraguay.
3. Tunisia
Penyerang Belanda bernomor punggung 19, Brian Brobbey (kiri), merayakan gol keduanya untuk timnya selama pertandingan sepak bola Grup F Piala Dunia 2026 antara Tunisia dan Belanda di Kansas City Stadium, Kansas City, pada Jumat (26/6/2026) pagi WIB.(JUAN MABROMATA/AFP) Tunisia menjadi armada ketiga yang dipastikan kandas melangkah ke fase 32 besar.
Baca juga: Prediksi Skor Inggris Vs Ghana di Grup L Piala Dunia 2026: Siapa Lebih Tangguh? Utusan asal Afrika Utara itu menderita dua kekalahan mencolok di dua laga awal Grup F. Mereka digulung Swedia 1-5 sebelum kembali takluk 0-4 dari Jepang.
Rentetan rapor jeblok tersebut bahkan memicu pergantian juru taktik. Sabri Lamouchi didepak dari posisinya lalu digantikan oleh Herve Renard. Baca juga: Bertambah, 4 Tim Sudah Dipastikan Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Namun, perombakan itu belum memadai guna menyelamatkan Tunisia.
Dua kekalahan masif membuat posisi mereka tertinggal jauh dari Jepang, Belanda, dan Swedia. Lewat torehan nol poin serta selisih gol yang terhitung sangat buruk, Tunisia dipastikan mengakhiri fase grup di posisi paling dasar klasemen.
Baca juga: Jadwal Piala Dunia 24 Juni 2026: Ronaldo dan Kane Buru Kemenangan Krusial di Hari Terakhir Matchday 2 Bahkan, di laga pamungkas pada Jumat menghadapi Belanda, mereka kembali menelan kekalahan lewat skor 1-3.
4. Yordania
Yordania terpaksa menyudahi petualangan bersejarah mereka di Piala Dunia pada babak grup. Negara asal Timur Tengah itu dipastikan tersisih usai takluk 1-2 dari Aljazair pada pertandingan kedua Grup J.
Baca juga: Matchday 2 Tuntas, 7 Tim Ini Sudah Pastikan Diri Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026 Kekalahan itu melanjutkan hasil minor pada pertandingan pembuka saat mereka menyerah 1-3 dari Austria.
Padahal, Yordania sempat unggul terlebih dahulu atas Aljazair lewat sumbangan gol Nizar Al-Rashdan. Namun, Aljazair sanggup bangkit lalu membalikkan situasi melalui gol Nadhir Benbouali serta Amine Gouiri.
Ali Olwan (kiri) dari Yordania berduel dengan David Alaba (kanan) dan Stefan Posch dari Austria selama pertandingan Grup J antara Austria dan Yordania di Piala Dunia 2026 di Stadion San Francisco Bay Area di San Francisco, Amerika Serikat, 16 Juni 2026.(Ziyu Julian Zhu/Xinhua)
Baca juga: Matchday 2 Tuntas, 5 Tim Ini Dipastikan Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Dua kekalahan beruntun membikin Yordania tidak mungkin lagi mengejar Argentina maupun Austria yang telah lebih dulu mengunci posisi di zona atas klasemen.
Debut mereka di putaran final Piala Dunia pun rampung tanpa raihan tiket ke fase gugur. Di laga pamungkas babak grup, Yordania bahkan dituntut menantang Messi cs yang bertengger di puncak klasemen Grup J pada Minggu (28/6/2026). Baca juga: Dokter Icha yang Diintimidasi Anggota DPRD TTU Meninggal Dunia
5. Panama
Panama resmi menjadi skuad kelima yang tersingkir. Mereka wajib mengakui ketangguhan Kroasia lewat skor tipis 0-1 pada pertandingan Grup L. Gol semata wayang Ante Budimir menjadi pembeda dalam bentrokan yang berjalan ketat tersebut.
Baca juga: Update Klasemen Peringkat 3 Terbaik Piala Dunia 2026: Ekuador Lolos Usai Kalahkan Jerman Panama sebetulnya sanggup menyajikan perlawanan sengit serta sempat mengemas beberapa ancaman berbahaya. Peluang terbaik lahir lewat sundulan Carlos Harvey yang membentur ketangguhan Dominik Livakovic.
Namun, kekalahan itu menyegel nasib Panama untuk tidak lagi mengantongi kans lolos ke babak gugur. Baca juga: Klasemen Terbaru Peringkat 3 Terbaik Piala Dunia 2026, Ini 8 Tim Teratas Mereka saat ini cuma menyisakan pertandingan kontra Inggris guna mencoba memetik kemenangan perdana sepanjang riwayat keikutsertaan di Piala Dunia.
Laga Panama vs Inggris bakal digulirkan pada Minggu (28/6/2026) pukul 04.00 WIB.
6. Qatar
Qatar menjelma sebagai skuad keenam yang dipastikan terdepak dari Piala Dunia 2026. Baca juga: Kepadatan Hiu Berjalan Raja Ampat Jadi yang Tertinggi di Dunia Nasib kelam tersebut dipastikan usai mereka kalah 1-3 dari Bosnia dan Herzegovina di pertandingan penutup Grup B, Kamis kemarin.
Bosnia bermain lebih efektif di sepanjang laga serta memimpin dua gol lebih dulu lewat aksi Kerim Alajbegovic ditambah gol bunuh diri penggawa Qatar.
Issa Laye berduel dengan Ermedin Demirovic pada pertandingan Grup B Piala Dunia 2026 antara Bosnia dan Herzegovina dan Qatar di Stadion Seattle pada 24 Juni 2026 di Seattle, Washington. (Getty Images via AFP/Stu Forster) Qatar sempat menipiskan jarak lewat sumbangan gol Hassan Al-Haydos sebelum akhirnya Ermin Mahmic mengunci keunggulan Bosnia pada paruh kedua. Baca juga: Mulai 1 Juli, AirAsia Hentikan Penerbangan Langsung Singapura-Jakarta Hasil minor tersebut membikin Qatar finis selaku juru kunci Grup B.
Walau gagal melenggang, Qatar setidaknya mencatatkan satu torehan yang tidak sanggup mereka petik ketika bertindak sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022. Mereka sukses mendulang satu poin berkat hasil seri kontra Swiss, sekaligus menjadi poin perdana sepanjang sejarah penampilan mereka di putaran final Piala Dunia.
Baca juga: Kronologi Dokter IGD RS Leona Diintimidasi Anggota DPRD TTU, Berawal dari Tangani Pasien Digigit Ular Namun, raihan tersebut belum memadai guna mengantarkan mereka melangkah lebih jauh.
7. Republik Ceko
Republik Ceko menjadi armada ketujuh yang dipastikan tersisih dari Piala Dunia 2026. Kepastian tersebut lahir usai mereka takluk 0-3 dari Meksiko di pertandingan pamungkas Grup A, Kamis.
Baca juga: Polri Bentuk 4 Polres Baru dan Naikkan Status 8 Polres Jadi Polresta Ceko sebetulnya membutuhkan hasil positif demi memelihara kans melaju, tetapi tampil jauh di bawah performa terbaik mereka.
Guillermo Martinez (tengah, depan) dari Meksiko berduel dengan Tomas Holes (kanan, depan) dari Republik Ceko selama pertandingan Grup A antara Republik Ceko dan Meksiko di Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Mexico City di Mexico City, Meksiko, pada Kamis (25/6/2026) pagi WIB.(Xinhua/Li Muzi) Di sepanjang laga, mereka cuma sanggup mengemas satu tembakan tepat ke arah gawang. Meksiko memecah kebuntuan melalui Mateo Chavez sebelum Julian Quinones serta Alvaro Fidalgo menggenapi dua gol susulan lainnya.
Baca juga: Novia Meninggal saat Latsarmil Kopdes Merah Putih, Keluarga Minta Tanggung Jawab Moral serta Evaluasi Nasib Ceko kian tidak tertolong sesudah Afrika Selatan menumbangkan Korea Selatan 1-0 pada laga lain di Grup A.
Hasil tersebut membikin Ceko cuma mengantongi satu poin dari tiga pertandingan dan dipastikan gagal bersaing menuju tiket babak 32 besar maupun lewat jalur peringkat ketiga terbaik. Bagi Ceko, kegagalan ini menjadi penutup yang mengecewakan dalam penampilan perdana mereka di Piala Dunia semenjak 2006. Baca juga: Usai 3 Peserta Meninggal, Latihan Militer Calon Manajer Kopdes Dievaluasi
8. Curacao
Curacao menjadi armada paling gres yang wajib mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia 2026 usai finis selaku juru kunci Grup E.
Franck Kessie (kiri) kala beraksi dalam pertandingan Grup E antara Curacao vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026 di Stadion Philadelphia di Philadelphia, Amerika Serikat, 25 Juni 2026.
(Xinhua/Hu Xingyu)(XinHua/Hu Xingyu) Kendati kandas melangkah ke fase 32 besar, tim debutan asal Karibia itu tetap mencuri perhatian di sepanjang kompetisi. Curacao menyudahi babak grup lewat kekalahan 0-2 dari Pantai Gading di pertandingan penutup, Jumat WIB tadi.
Baca juga: Ortu Siswa Keberatan Harga Seragam Rp 1,4 Juta, Sekda Kabupaten Semarang: Uang Harus Dikembalikan Hasil tersebut membikin mereka cuma mengumpulkan satu poin dari tiga laga dan menjadi tim kedelapan yang dipastikan tersisih dari Piala Dunia 2026.
Walau begitu, kiprah Curacao menuai banyak sanjungan. Negara kepulauan yang tercatat sebagai kontestan terkecil dalam sejarah putaran final Piala Dunia itu sempat menyulitkan rival-rivalnya, termasuk ketika menahan Ekuador tanpa gol pada pertandingan terdahulu.
Performa apik penjaga gawang Eloy Room menjadi salah satu sorotan terbesar tim di sepanjang turnamen. Pada laga kontra Pantai Gading, Curacao sebetulnya sanggup menghadirkan perlawanan. Namun, kecerobohan kala merancang gempuran dari sektor belakang dimanfaatkan secara apik oleh Pantai Gading.
Di balik kekalahan itu, Curacao tetap sempat mengemas beberapa peluang. Leandro Bacuna nyaris membobol gawang lawan menjelang turun minum, sementara Sherel Floranus pun memperoleh kans pada paruh kedua. Sialnya, penyelesaian akhir yang kurang jitu membuat mereka gagal menipiskan selisih gol.
Pertandingan tersebut juga berpotensi menjadi laga pamungkas Curacao di bawah komando pelatih senior Dick Advocaat. Juru taktik asal Belanda berusia 78 tahun itu menyudahi langkahnya dengan mengantarkan Curacao mengukir sejarah selaku negara terkecil yang pernah mentas di putaran final Piala Dunia.