JAKARTA - Banderol harga untuk B50 dipatok senilai Rp 6.800 tiap liternya dan sudah mulai diberlakukan sejak kemarin, 1 Juli 2026. Kewajiban mandatori B50 selaku bahan bakar minyak (BBM) merupakan langkah strategis guna menghemat devisa negara dengan menyetop aktivitas impor solar murni.
"Kalau harga mengikuti harga BBM yang sudah biasanya aja, enggak ada hal khusus," ucap Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Laode Sulaeman, Rabu (1/7/2026).
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan bahwa kebijakan mandatori B50 ini turut menopang tingkat kesejahteraan para petani kelapa sawit di Indonesia.
"Harga petani sawit lagi turun untuk menjamin market agar petani sawit kami harganya bagus, maka dilakukanlah hilirisasi terhadap konsumsi domestik,” kata Bahlil, Jumat (26/6/2026).
Banderol harga B50 per liter di tanah air rupanya menjadi yang paling ekonomis jika dikomparasikan dengan tiga negara di kawasan Asia Tenggara lainnya, yakni Malaysia, Singapura, serta Thailand. Di bawah ini merupakan rincian penjelasannya.
Harga BBM Diesel di Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Singapura
Harga BBM Mesin Diesel di Malaysia
Berdasarkan data dari situs resmi MyMesra, pihak Petronas memasarkan beberapa varian BBM diesel untuk golongan B7 dan B10/B20 dengan patokan harga yang bervariasi. Berikut merupakan rincian nilai jual per liternya:
Semenanjung Malaysia
Diesel B7: 4,27 ringgit (Rp 18.801)
Diesel B10/B20 non-subsidi: 4,07 ringgit (Rp 17.920)
Diesel B10/B20 bersubsidi: 2,15 ringgit (Rp 9.467)
Sabah dan Sarawak
Diesel B7: 2,35 ringgit (Rp 10.348)
Diesel B10/B20 non-subsidi: 2,15 ringgit (Rp 9.467)
Harga BBM Mesin Diesel di Singapura
Merujuk informasi dari laman PetrolPrice, di bawah ini merupakan daftar harga komoditas solar atau BBM diesel per liter pada sejumlah SPBU di Singapura:
Singapore Petroleum Company (SPC): 4,05 dollar Singapura (Rp 56.260)
Shell: 4,12 dollar Singapura (Rp 57.232)
Esso: 4,12 dollar Singapura (Rp 57.232)
Caltex: 4,12 dollar Singapura (Rp 57.232)
Sinopec: 4,06 dollar Singapura (Rp 56.406)
Smart Energy: 3,45 dollar Singapura (Rp 47.931)
Harga BBM Mesin Diesel di Thailand
Varian BBM jenis diesel yang dipasarkan di wilayah Thailand merupakan golongan B7, atau mencakup komposisi tujuh persen biodiesel minyak sawit serta 93 persen solar murni.
Melansir dari situs MotoristThailand, di bawah ini ialah banderol BBM per liter bagi kendaraan bermesin diesel di koridor beberapa SPBU Thailand:
Caltex
Diesel B7: 37,50 baht (Rp 20.250)
Diesel B7 Premium: 49,25 baht (Rp 26.602)
Shell
Diesel B7: 37,50 baht (Rp 20.250)
Diesel B7 Premium: 49,84 baht (Rp 26.920)
PTT
Diesel B7: 37,50 baht (Rp 20.250)
Diesel B7 Premium: 50,05 baht (Rp 27.031)
Bangchak
Diesel B7: 37,50 baht (Rp 20.250)
Diesel B7 Premium: 49,25 baht (Rp 26.602)
IRPC
Diesel B7: 37,50 baht (Rp 20.250)
PTG
Diesel B7: 37,50 baht (Rp 20.250)
Susco
Diesel B7: 37,50 baht (Rp 20.250)
Pure
Diesel B7: 37,50 baht (Rp 20.250)
Harga BBM Mesin Diesel di Indonesia
Berikut disajikan rincian harga BBM jenis diesel per liter di wilayah Indonesia yang mulai diaplikasikan terhitung sejak 1 Juli 2026:
Pertamina (wilayah DKI Jakarta)
Biosolar: Rp 6.800
Pertamina Dex: Rp 21.150
Dexlite: Rp 19.700
Shell
Shell V-Power Diesel: Rp 21.340
BP
BP Ultimate Diesel: Rp 21.340