Mentan Amran Kawal Permintaan SPBU Solar bagi Petani Merauke

Mentan Amran Kawal Permintaan SPBU Solar bagi Petani Merauke
Mentan Amran Hubungi Pertamina demi Tambah Kuota Solar di Merauke [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan pengawalan terhadap penambahan suplai bahan bakar solar melalui stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Merauke, Papua Selatan, dengan tujuan agar keperluan para petani tercukupi dan jalannya operasional sektor pertanian senantiasa bergulir optimal.

Amran mengontak secara langsung pihak PT Pertamina (Persero) seusai mendengarkan keluhan serta aspirasi dari para petani di kawasan Merauke.

Sejumlah petani mengusulkan agar didirikan fasilitas SPBU solar khusus demi menyokong keperluan bahan bakar di sektor pertanian.

"Kami langsung fasilitasi, kami sudah telepon tadi (Pertamina). Justru kami bahagia karena kekurangan solar, artinya mereka semangat untuk bertani," kata Mentan di Merauke, Papua Selatan, Senin (06/07/2026).

Mentan menegaskan poin tersebut dalam merespons pengajuan dari para petani di daerah setempat.

Amran seketika menginstruksikan jajaran Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan guna secepatnya melakukan koordinasi dengan pihak Pertamina.

"Dirjen (PSP), tolong telepon sekarang ke Pertamina. Cari nomor teleponnya, telepon," kata Amran.

Amran menyatakan rasa bangga menyaksikan tingginya gairah para petani Merauke yang secara konsisten memacu produktivitas kegiatan pertanian mereka.

Menurut pandangannya, melonjaknya keperluan solar bertindak sebagai indikator bahwa roda aktivitas pertanian di wilayah tersebut kian tumbuh pesat.

"Saya bahagia karena bapak-bapak (petani) kesulitan solar. Artinya bapak-bapak ini mau kerja keras. Kalau dulu dikirim solar tidak dipakai, sekarang kekurangan solar. Saya bangga dengan kekurangan itu," ujarnya.

Amran menjamin bahwa instansinya telah menjalin komunikasi langsung dengan Pertamina demi merespons keperluan mendesak tersebut.

Hasilnya, korporasi milik negara itu dikabarkan telah memberikan persetujuan terkait penambahan alokasi kuota solar bagi para petani setempat.

"Kami telepon langsung Pertamina, mereka sudah setuju untuk menambah kuotanya. Jadi tidak ada masalah," beber Amran.

Ia mengimbuhkan bahwa sinergi Kementerian Pertanian bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta PT Pertamina (Persero) terjalin dengan sangat baik, sehingga realisasi penambahan kuota solar tersebut diproyeksikan bisa selekasnya mewujud.

"Koordinasi kami dengan Menteri ESDM Pak Bahlil Lahadalia, Dirut Pertamina sangat baik," ujarnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index