KANALEKONOMI.ID — Ms Rachel mengumumkan donasi senilai Rp 17 miliar untuk Palestina, menyusul langkah serupa yang dilakukan rapper Macklemore. YouTuber pendidikan anak itu menyalurkan sumbangan melalui Palestine Children's Relief Fund (PCRF) dan menantang selebriti kulit putih lain untuk ikut bersuara menentang genosida di Gaza.
Rachel Griffin Accurso, nama asli di balik kanal YouTube anak Ms Rachel, menyatakan komitmennya menyumbang dengan nominal yang sama seperti Macklemore. Donasi tersebut disalurkan lewat Palestine Children's Relief Fund (PCRF), organisasi yang juga menjadi salah satu penerima sumbangan rapper berusia 43 tahun itu.
Langkah Ms Rachel muncul tak lama setelah Macklemore mengumumkan rencana menyumbangkan penghasilan tur "Loop" bersama Ed Sheeran. Enam organisasi disebut sebagai penerima, termasuk HEAL Palestine, Gaza Soup Kitchen, Medical Aid for Palestinians, UNRWA USA National Committee, dan American Near East Refugee Aid (ANERA).
Seruan kepada Selebriti Kulit Putih
Melalui pernyataan tertulis, Ms Rachel mengajak selebriti kulit putih yang berkecukupan untuk mengikuti jejaknya. Ia menegaskan bahwa donasi saja tidak cukup tanpa keberanian bersuara.
"Aku akan memberikan donasi dengan jumlah yang sama seperti Macklemore dan aku mengajak setiap selebriti kulit putih yang berkecukupan untuk melakukan hal yang sama serta bersuara menentang genosida di Gaza," tulis Rachel.
Ia menambahkan bahwa lebih dari 20.000 anak Palestina telah kehilangan nyawa dan angka itu terus bertambah setiap hari. Menurut Rachel, ada kewajiban moral untuk memanfaatkan privilese dan platform demi melindungi anak-anak serta hak asasi manusia.
Macklemore dan Kontroversi Tur Ed Sheeran
Macklemore diketahui dikeluarkan dari tur Ed Sheeran setelah berulang kali menyerukan "Free Palestine" di atas panggung. Ia juga membawakan lagu anti-Israel karyanya, "Hind's Hall", saat tampil sebagai pembuka di Stadion MetLife awal bulan ini.
Keputusan itu memicu perhatian publik, terutama karena Macklemore telah lama vokal soal isu kemanusiaan di Gaza. Ia kemudian mengalihkan penghasilan turnya ke sejumlah lembaga bantuan yang beroperasi di wilayah konflik.
Tantangan untuk Robert Kraft
Di sisi lain, Macklemore menantang pemilik New England Patriots, Robert Kraft, untuk ikut berdonasi. Tantangan itu muncul setelah Kraft diduga menolak mengizinkan pelantun "Can't Hold Us" tersebut tampil di Gillette Stadium karena aktivisme Palestinanya.
Kraft membalas dengan menyatakan bahwa ia telah berkomitmen memberikan bantuan senilai USD 2 juta. Angka itu setara dengan sekitar Rp 35 miliar berdasarkan keterangan dalam pemberitaan terkait.
Dukungan Ms Rachel menambah daftar figur publik yang bersuara soal Gaza. Kanalnya yang berfokus pada pendidikan anak membuat posisinya berbeda dari musisi atau aktor yang biasanya mendominasi percakapan politik di media sosial.
Hingga kini belum ada keterangan resmi soal total donasi yang terkumpul dari inisiatif Macklemore maupun Ms Rachel. Yang jelas, keduanya memilih menanggung risiko karier demi menyuarakan isu yang mereka anggap mendesak.