BSI Dorong 22.000 UMKM Naik Kelas Lewat Pembiayaan dan Pendampingan

Jumat, 18 September 2026 | 18:53:01 WIB
PT Bank Syariah Indonesia [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatatkan sekitar 22.000 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berhasil naik ke segmen usaha yang lebih tinggi hingga 2026.

Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy mengungkapkan, sebanyak 17.000 UMKM KUR Mikro sukses melangkah ke segmen KUR Kecil dan Komersial. Selain itu, sekitar 4.000 UMKM KUR Kecil berhasil masuk ke segmen komersial, sementara sekitar 1.000 UMKM lainnya naik kelas dari segmen mikro ke segmen SME (Small Medium Enterprise).

"Kami terus mengkolaborasikan antara akses pembiayaan, BSI UMKM Center serta akselerasi digital yang terus dikembangkan melalui berbagai platform untuk mendorong pangsa pasar yang lebih luas," kata Kemas dalam keterangan tertulis, Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Kemas memaparkan bahwa rasio pembiayaan inklusif makroprudensial (RPIM) BSI saat ini sudah menyentuh kisaran 33,65 persen, melampaui target yang ditetapkan sebesar 30 persen.

"Segmen UMKM menyumbang sekitar 16,25 persen dari total portfolio pembiayaan BSI," jelasnya.

Menurut Kemas, capaian positif tersebut disokong oleh kemudahan akses pembiayaan yang disesuaikan dengan segmen usaha, kepastian angsuran tetap, serta pendampingan usaha berkelanjutan melalui program inkubasi.

Pendampingan tersebut disalurkan bagi para pengusaha, mulai dari skala pemula hingga yang sudah mapan. Kemas memandang UMKM memegang peranan strategis dalam memacu roda pertumbuhan ekonomi nasional.

Sebab, UMKM menggerakkan roda ekonomi di berbagai lapisan masyarakat, membuka peluang kerja baru, sekaligus memperkuat rantai nilai industri halal.

"Bagi BSI, kondisi ini membuka peluang besar untuk mengambil peran sebagai leading Islamic financial ecosystem enabler, bukan sekadar sebagai bank, tetapi sebagai penghubung utama antara halal lifestyle, kebutuhan pembiayaan, dan pengembangan kapasitas UMKM," ujarnya.

Melalui dukungan ekosistem keuangan syariah yang terintegrasi, BSI memfasilitasi akses pembiayaan, transaksi harian, digitalisasi, hingga solusi pengembangan bisnis. 

Rangkaian program ini dirancang untuk mendampingi UMKM meningkatkan skala usaha, memperluas jangkauan pasar, serta terhubung ke dalam rantai nilai halal nasional maupun global.Saat ini, BSI membina lebih dari 6.000 nasabah UMKM melalui BSI UMKM Center.

Pusat pembinaan tersebut beroperasi di sejumlah daerah, meliputi Aceh, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar. BSI UMKM Center hadir sebagai wadah akselerasi bisnis lewat beragam program kewirausahaan serta strategi pemasaran. 

Tidak hanya itu, para pelaku UMKM turut memperoleh kesempatan mengikuti business matching guna memenuhi kebutuhan modal dan menjangkau calon pembeli (buyers).

Tags

Terkini