5 Ide Usaha Jasa Pet Care, Peluang Cuan dari Tren Hewan Peliharaan

Sabtu, 19 September 2026 | 13:47:00 WIB
5 Ide Usaha Jasa Pet Care, Peluang Cuan dari Tren Hewan Peliharaan

KANALEKONOMI.ID — Pertumbuhan kepemilikan hewan peliharaan di Asia Tenggara membuka celah bisnis jasa pet care yang kian menjanjikan. Layanan seperti pet sitting, grooming, hingga pet hotel kini jadi pilihan usaha skala kecil bagi pencinta hewan. Modal utamanya bukan toko besar, melainkan keterampilan menangani hewan dan kedekatan dengan pemiliknya.

Laporan Future Market Insights mencatat kenaikan jumlah kepemilikan hewan peliharaan sepanjang 2025. Asia Tenggara menjadi wilayah dengan pertumbuhan pasar industri pet care paling tinggi, mendorong permintaan layanan perawatan hewan yang lebih beragam.

Bagi pencinta hewan, celah ini bisa diisi tanpa harus membuka pet shop. Sejumlah model usaha jasa bisa dimulai dari skala rumahan dengan peralatan sederhana, lalu diperbesar seiring bertambahnya pelanggan.

Pet Sitting, Modal Fleksibel dengan Kunjungan ke Rumah

Pemilik hewan yang harus bepergian, bekerja, atau mudik berhari-hari kerap butuh orang yang menjaga peliharaannya di rumah. Di titik itu jasa pet sitter dibutuhkan.

Lingkup kerjanya mencakup memberi makan dan minum rutin, membersihkan litter box atau kandang, menemani hewan bermain, sampai memantau kondisi kesehatannya. Model bisnisnya fleksibel karena layanan dilakukan lewat kunjungan ke rumah pelanggan.

Organisasi Pet Sitter International bahkan menyebut pekerjaan ini bisa dikembangkan menjadi bisnis profesional, bukan sekadar kerja sampingan.

Grooming Hewan, Butuh Keterampilan dan Peralatan Lengkap

Jasa grooming cocok bagi yang punya keterampilan menangani hewan. Layanannya meliputi memandikan hewan, menyisir bulu, memotong kuku, hingga membersihkan area telinga dan mata.

Selain keterampilan, pelaku usaha perlu menyiapkan peralatan grooming yang lengkap. Model home service dengan mendatangi rumah pelanggan bisa jadi pembeda di pasar ini.

Karena bersinggungan langsung dengan fisik hewan, pengetahuan soal teknik meng-handle dan keamanan diri sebaiknya dikuasai sebelum menawarkan jasa.

Pet Taxi, Peluang dari Pemilik Tanpa Kendaraan Nyaman

Kepemilikan mobil bisa menjadi modal awal membuka layanan antar jemput hewan atau pet taxi. Tidak semua pemilik hewan punya kendaraan yang nyaman untuk membawa peliharaannya ke klinik atau tempat grooming.

Tarif layanan bisa dihitung berdasarkan jarak dan tujuan, mirip taksi untuk manusia. Interior kendaraan tetap harus disesuaikan demi kenyamanan hewan, dan pengemudi wajib punya keterampilan menghadapi hewan selama perjalanan.

Pet Photography, Mengabadikan Kedekatan dengan Peliharaan

Kedekatan emosional dengan hewan peliharaan membuat sebagian pemilik ingin mengabadikannya lewat foto profesional. Jasa pet photography menjawab kebutuhan itu.

Bisnis ini cocok bagi yang sudah punya peralatan fotografi profesional dan keterampilan mengambil gambar. Fotografer juga perlu kemampuan mengatur hewan agar hasil foto maksimal.

Pet Hotel, Penitipan Lengkap dengan Jadwal Harian

Tempat penitipan hewan menjadi kebutuhan pemilik yang sering bepergian berhari-hari. Beda dengan pet sitting yang mendatangi rumah pelanggan, pet hotel menawarkan tempat tinggal sementara dengan jadwal makan, bermain, dan grooming dasar.

Modal yang dibutuhkan relatif lebih besar karena harus menyiapkan ruang khusus dan berbagai perlengkapan. Pelaku usaha disarankan memulai dari skala kecil agar kualitas perawatan tetap terjaga.

Dari lima pilihan itu, semuanya bertumpu pada satu hal yang sama: kemampuan memahami hewan dan kepercayaan pemiliknya. Kombinasi keduanya yang membuat bisnis jasa pet care bertahan, bukan sekadar ikut tren.

Terkini