IHSG Sesi I Menanjak 0,42% ke 6.548, Market Cap Rp11.505 Triliun

IHSG Sesi I Menanjak 0,42% ke 6.548, Market Cap Rp11.505 Triliun
Indeks harga saham gabungan (IHSG) [FOTO: NET].

JAKARTA — Indeks harga saham gabungan (IHSG) Sesi I menguat ke level 6.458,86 pada Jumat (28/8/2026). Terdata IKPM, BIKE, hingga AMIN masuk deretan Top Gainers.

Berdasarkan data IDX Mobile per pukul 11.30 WIB, IHSG mengakhiri sesi dengan terangkat 0,42% atau 27,11 poin ke posisi 6.548,86.

 Pada penutupan sesi transaksi hari ini, indeks bergerak pada titik terendah 6.518,45 dan sempat mencatatkan kenaikan hingga posisi 6.566,90. 

Sementara itu, akumulasi nilai market cap atau kapitalisasi pasar berhasil menyentuh Rp11.505 triliun.

Terdata sebanyak 343 saham mencatatkan kenaikan, sebanyak 290 saham mengalami koreksi, dan 330 saham bergerak stagnan.

Pelbagai saham berhasil menghuni daftar Top Gainers, di antaranya emiten PT Ikapharmindo Putramas Tbk. (IKPM) yang melesat hingga 32,28% ke tingkat Rp250. 

Saham PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk. (BIKE) turut melonjak hingga 24,52% menuju angka Rp965. 

Pencapaian ini disusul oleh PT Ateliers Mecaniques D Indonesie Tbk. (AMIN) yang melambung 22,50% ke posisi Rp294.

Di urutan berikutnya, PT Bekasi Asri Pemula Tbk. (BAPA) terangkat 19,86% ke tingkat Rp175. 

Lonjakan harga juga melanda saham PT Mitra Pedagang Indonesia Tbk. (MPIX) yang naik 17,48% menuju Rp121.

Di lain sisi, jajaran emiten yang masuk daftar Top Losers, yakni saham PT Kian Santang Muliatama Tbk. (RGAS) yang merosot 14,91% ke level Rp194. Lalu PT Tempo Inti Media Tbk. (TMPO) juga ikut menyusut 14,29% menjadi Rp216.

Pada posisi selanjutnya terdapat PT Bukit Darmo Property Tbk. (BKDP) yang terkikis 9,47% ke tingkat Rp153. 

Pergerakan saham Bumi Teknokultura Unggul (BTEK) turut menghuni barisan top losers usai susut 9,9% ke level Rp10. 

Melengkapi jajaran 5 besar, saham PT Andira Agro Tbk. (ANDI) tergerus 5,88% ke angka Rp16.

Sebelumnya, pergerakan IHSG memang diprediksikan kembali meneruskan tren penguatan pada sesi perdagangan Jumat (28/8/2026). 

Tim Analis MNC Sekuritas menilai laju IHSG masih mengantongi ruang untuk melesat selepas indeks sukses mengakhiri sesi di level 6.521,75 pada perdagangan Kamis (27/8/2026). 

Lonjakan sebesar 1,81% tersebut turut dibersamai penambahan volume aksi beli serta posisi IHSG yang konsisten bertahan di atas MA20.

MNC Sekuritas menakar IHSG saat ini tengah berada dalam bagian wave iv dari wave (c)

Potensi koreksi indeks diproyeksikan berada pada rentang 6.290–6.394, sedangkan jikalau kembali meneruskan laju penguatan, IHSG berpeluang menguji level 6.666. 

Adapun titik support IHSG diperkirakan berada pada kisaran 6.373 dan 6.272. Sementara itu, kisaran resistance berada di level 6.599 dan 6.705.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index